Author:
beruang item
[Edit]
|
Date Posted: 14:17:52 12/14/05 Wed
salam ...
hm, maaf baru baca, hm namaku tata, ato emang ada yg namanya NATA? maaf kalo gitu ...
hm gini, saat kubaca ceritamu, hm yah aku tau perasaanmu, aku ndak akan berpanjang2 bagaimana aku mengerti perasaanmu, karena kamu sendiri sangat tau ...
tapi kawan, cobalah mengerti, kompromi dengannya, pasanganmu ato mantanmu, intinya berkompromi dengan orang lain yg memiliki bias gender dalam kehidupannya.
terkadang sangat berat baginya untuk tumbuh, bernafas, hidup menjadi orang lain yang bukan dirinya sendiri.
kuberi contoh, langsung ... hm diriku sendiri, aku belum pernah jalan dengan lesbian, satu saat aku menemukan seseorang dan aku benar2 jatuh hati padanya, kuserahkan keperjakaanku padanya. hm dan dia adalah seorang lesbian. saat aku jalan dengannya, aku merasa terbentuk menjadi orang lain, seorang perempuan yah seperti genitalku ini. aku melakukan hubungan seksual perempuan dan perempuan yang hm ... aku bingung sekali kenapa bisa jadi orang lain begini. rasanya aneh, ndak tau musti gimana. kadang hanya mencoba menikmati saja apa yg dia inginkan. tapi aku merasa asing dengan diriku sendiri. hm .. tapi kompromi yg kulakukan adalah .. yah sudah mungkin harus begini, saat ini. dan aku mematikan perasaanku sendiri yang asing dan mencoba senang melihat dia menikmati itu. namun sesuatu terjadi dan hubungan ini ndak berlangsung lama. hm itu adalah sebuah contoh kompromi2 yang dilakukan oleh seorang transgender, hm perlu kamu tau, banyak kawan yg transeksual ndak membutuhkan pasangan karena mereka menginginkan kepuasan akan terpenuhinya gender mereka. see? mereka ndak butuh jalan ama ce. dan kalopun jalan ama ce, mereka ndak jalan ama lesbian. karena itu cukup menyakitkan .. hehe susah ndak mencernanya? gini ketika jalan dengan lesbian, yah seperti yg kukatakan tadi, sosok gender yg mereka inginkan tidak bisa diterima oleh seorang lesbian, dalam kehidupan lesbian semua harus ada "SALING" dan itu kadang ndak bisa diterima kawan2 transgender maupun transeksual karena mereka ingin hubungan itu adalah laki-perempuan.
tapi semua kembali pada personal2nya sendiri, ini tadi hanya sebuah wacana yg perlu kamu mengerti. sehingga saat memilih dan menjalani hidupmu dengan seseorang, janganlah memaksakan membentuk pasanganmu menjadi apa yg kamu inginkan. kamu ndak mau khan jalan dengan mayat hidup? dengan seorang penipu? walopun dia lakukan semua untuk membahagiakanmu, hm alangkah indah hubungan ketika masing2 sanggup menerima kehidupan pasangannya dan menjalaninya dengan segudang kompromi dan toleransi ..
jogja masih saja ujan...
tata kedinginan
[ Post a Reply to This Message ]
|