[ Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
] Date Posted:09:06:12 02/04/08 Mon GMT 0700 In reply to:
bumi
's message, "puisi" on 03:50:32 03/29/06 Wed GMT 0700
Kubuka jendela kaca
Kulihat China tertimpa bencana
Beku dingin badai saljunya
Tak ada derai tawa
Tergantung harapan pada tentara
Seandainya aku bisa
Tak sekedar di balik jendela kaca
Date Posted:11:32:17 02/04/08 Mon GMT 0700
Ketika cinta tak lagi sederhana
Tidak sekedar memiliki dan menjalani
Ketika cinta tak lagi sederhana
Juga ingin mengusung bumi, juga memanggul matahari
Ketika cinta tak lagi sederhana
Aku kembali dari jaman terakhir arca berdiri
Ketika cinta tak lagi sederhana
Cita cita mulia butuh tak sekedar tumbal cinta
Ketika cinta tak lagi sederhana
Kupanggut senyummu dalam mimpi seolah jadi
Kuhirup desah nafasmu bersama bulan yang tersenyum kelu
Dan bumipun membasah,
tak lagi oleh airmata
Ketika cinta tak lagi sederhana
Jemari erat menggenggam janji wangi melati
Pedang takdir menyobek,
Mengiris dalam...
Aku berpasrah menerima cinta terbesar
Aku berpasrah memberi cinta terbesar
Melati digenggaman tetap wangi
Walau darah membasahi
Semoga langit memelukmu dalam kebahagiaan sejati
Semoga bumi memangkumu dengan rindu yang manis
Semoga samudra menimangmu dalam kedamaian yang menina bobokkan
Semoga bayu dapat membujuk gelisah pergi dari jiwa
Ketika cinta tak lagi sederhana...
Semoga para dewa menyertai
Menggenggam hati yang selalu memiliki
Selalu memaknai sejak jaman arca berdiri
hingga kini...
Aku, Kamu, selalu