VoyForums

VoyUser Login optional ] [ Contact Forum Admin ] [ Main index ] [ Post a new message ] [ Search | Check update time | Archives: 12345678910 ]
Subject: Tujuan Hidup Lesbi?


Author:
Sherad
[ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ]
Date Posted: 23:43:18 05/09/08 Fri GMT 0700

Pertanyaan yang kedengarannya begitu sederhana, tapi apakah jawabannya sesederhana yang terdengar? Apakah Anda benar-benar sudah memiliki tujuan hidup? Kalau belum, kehidupan seperti apakah yang sedang Anda jalani sekarang?

Kalau sudah...

Menjadi lesbi yang bahagia, mempunyai gf yang cantik, yang setia dan status sosial yang tinggi, karir yang cemerlang, memiliki banyak kesempatan untuk menikmati kesenangan duniawi; Inikah tujuan hidup Anda?

Umumnya, kita menghabiskan begitu banyak waktu, energi, dan sumber daya untuk mengejar hal-hal tersebut. Apakah kita hidup hanya untuk mengejar hal-hal itu? Kalau tidak tercapai bagaimana? Apakah dalam proses pengejaran tersebut kita bahagia? Orang-orang di sekitar kita?


coretan dari lubuk hati,

sherad

[ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ]

Replies:
[> Subject: Tujuan hidup aja


Author:
Bonnie
[Edit]

Date Posted: 12:30:29 05/10/08 Sat GMT 0700

Ujung-ujungnya dengan pertanyaan pertanyaan itu, apa sih kemudian bedanya dengan tujuan hidup manusia aja? lesbian atau bukan?

>>Apakah Anda benar-benar sudah memiliki tujuan hidup? Kalau belum, kehidupan seperti apakah yang sedang Anda jalani sekarang?
- Sebenarnya menurut kamu, apakah semua lesbian tujuan hidupnya sama? atau apakah semua non lesbian pasti punya atau tahu tujuan hidupnya?


>>Menjadi lesbi yang bahagia, mempunyai gf yang cantik, yang setia dan status sosial yang tinggi, karir yang cemerlang, memiliki banyak kesempatan untuk menikmati kesenangan duniawi; Inikah tujuan hidup Anda?
- ini sih tujuan yang ideal, tapi ngga hanya kebanyakan lesbian aja memiliki tujuan hidup seperti ini, rasanya sih semua orang lesbian atau tidak, tujuan hidup idealnya kurang lebih seperti itu...Tapi hidupkan ngga sesederhana itu, selera dan cara pandang dan pikir setiap orang berbeda (lesbian atau bukan). kecantikan, uang, status sosialyang tinggi, karir yang cemerlang, kesempatan menikmati kesenangan duniawi bukan satu satunya cara mengukur kebahagian hidup orang (kalau tidak diri sendiri).

>>Umumnya, kita menghabiskan begitu banyak waktu, energi, dan sumber daya untuk mengejar hal-hal tersebut. Apakah kita hidup hanya untuk mengejar hal-hal itu? Kalau tidak tercapai bagaimana? Apakah dalam proses pengejaran tersebut kita bahagia? Orang-orang di sekitar kita?
-Tapi bukankah kebanyakan orang (terlepas orientasi seksualnya) kebanyakan melakukan seperti itu dalam kehidupan mereka?

Btw, hidup saya baik2 saja (mungkin lebih dari yang pernah saya bisa bayangkan). saya bahagia dan mensyukuri apa yang saya peroleh dan miliki. Tapi yang terpenting untuk dicamkan adalah saya tidak pernah sungkan atau takut untuk memimpikan hal-hal yang saya inginkan, halangan apapun tidak menyurutkan harapan dan upaya saya untuk menjadikannya kenyataan. Tapi bukan tidak mungkin kebahagiaan saya itu bukan hal yang besar atau penting dan tidak berarti apa2 bagi manusia lain atau lesbian lain. Bedanya hanya apapun itu kondisi pencapaian saya sekarang saya berbahagia, bersyukur dan sangat menikmati hidup. Mungkin benar saya berusaha keras mencapainya, mungkin juga karena saya juga hanya karena saya beruntung.

Bottom line, lesbian atau bukan, persoalan menemukan pasangan hidup dan menjalani hubungan yang dapat membahagiakan dan abadi, yang mungkin isu yg plg banya dishare diforum ini ternyata juga dihadapi oleh (baca:memusingkan) kebanyakan sahabat saya yang hetero, belum lagi soal tujuan hidup...:)

Bonnie

[ Post a Reply to This Message ]
[> Subject: depend on


Author:
JuNO
[Edit]

Date Posted: 10:58:21 05/11/08 Sun GMT 0700

Aku rasa untuk semua manusia hetero atau homoseksual itu punya tujuan hidup. Hanya saja sering kita tidak tahu apa yang kita mau. Seperti yang kamu bilang,menjdai lesbi yang bahagia, punya gf cantik, status sosial tinggi, dll, kalau menurut logika yah kenapa tidak?? Semua orang kan ingin yang terbaik. Semua orang pengen mencapat taraf hidup seperti itu.

Permasalahnnya adalah bahwa belum tentu kita mendapatkan semua itu. Pernyataan itu sama dengan kalau tidak ada orang kaya tidak ada orang miskin. Bukankah kita sendiri yang menciptakan wujud dan batasan yang kita mau dalam dunia ini???

Kita hidup untuk mengejar hal2 yang kita inginkan, apapun itu tapi dalam jalur yang benar. Hidup memang seperti itu, buang waktu, buang energi, buang pikiran, untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, memang jalannya seperti itu.
Masalah kita bahagia atau tidak itu mah tergantung pada pribadinya masing2 sejauh mana kita mensyukuri apa yang kita dapatkan dan sejauh mana kita memanfaatkan hal2 yang kita dapatkan untuk segala sesuatu yang bersifat positif.

Kalo aku pribadi aku lebih memilih menjalani hidup apa adanya. Kalo lagi susah ya susah, kalo lagi ketawa ya ketawa, kalo lagi menangis ya menangis, karena itulah proses hidup, dan hanya itulah yang pasti dalam hidup, karena ketika kita sakit ga mungkin kita tertawa kan hehehehe...
Asal kita tetap punya harapan bahwa hari esok akan jauh lebih baik. Jangan pernah menyerah dengan keadaan.

seperti kata "FILOSOF" beribu tahun yang lalu.....
"segala sesuatu ada masanya, ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa. ada waktu untuk membenci, ada waktu untk memaafkan, ada waktu untuk menabur, ada waktu untuk menuai".

Kebahagiaan juga tidak bisa dinilai dengan materi tapi yang bisa kita lakukan dalam hidup adalah mencari kebahagiaan sekecil apapun itu yang bisa terjadi dalam 1 hari kehidupan kita.

Ketika kita bahagia belum tentu orang lain bahagia, ketika kita sedih belum tentu orang lain sedih, tapi yang pasti sebisa mungkin jadilah orang yang bisa membahgiakn diri sendiri dan orang2 di sekitar kita.

GBUs...

[ Post a Reply to This Message ]
[> Subject: Kehidupan seorang lesbian? "Why not!"


Author:
Lulu
[Edit]

Date Posted: 01:21:18 05/12/08 Mon GMT 0700

Buat aku tujuan hidup lesbian layaknya tidak berbeda dgn kehidupan org2 non-gay. Semua org akan memilih kehidupan yg terbaik untuk diri kita masing2.

Semua org tidak menginginkan kehidupan yg akan menyulitkan diri kita masing2. Namun terkadang segala bentuk benturan dan kegagalan belum tentu dapat kita hindari. Untuk mengantisipasi segala kekecewaan yg akan menimpa kehidupan yg seperti itu, butuh kedewasaan serta pengertian terhadap lingkungan terdekat, keluarga sampai tempat kerja.

Org2 non-gay tidak menjamin dalam kehidupan mereka akan selamanya baik dan harmonis. Tidak sedikit dalam pernikahan mengalami kesusahan, baik terhadap pasangan, keluarga in-laws, godaan2 serta merta selingkuhan. Namun itu tetap saja ada yg terjadi.

Kedewasaan ssorg menjadi kunci dlm memerankan kehidupannya sendiri. Tdk ada di dunia ini org meminta untuk jadi sorg gay. Namun seandainya org tsb sudah ditentukan untuk menjadi sorg gay disinilah org tsb hrs menentukan bagaimana dia harus berperan untuk yg terbaik, baik untuk dirinya sendiri, keluarga serta lingkungan pekerjaannya.

Sy sudah merasakan diri sy sorg gay sejak sy berusia 10 thn. Sy begitu menyukai kedekatan sy dgn teman2 perempuan. Sampai menginjak remaja, dimana2 putri2 remaja asyik dgn percakapan tentang cowoq2 mrk, sy juga asyik dgn teman2 perempuan yg hanya sebatas dlm hati yg sy kagumi.

Berbagai acting dilakukan spy tidak terlihat "aneh" oleh teman2. Ikut2an ngomonging soal cowoq ikut2an naksir cowoq sampai ikut2an pacaran sama cowoq. Tapi tetap saja rasa yg dimiliki tidak membuat sy ada perbedaannya selama berdekatan dgn cowoq. Akhirnya waktu berlangsung dan lewat menanjak kemasa dewaasa, sy akan lelah sendiri untuk menghindar dari kenyataan. Sy harus menerima diri sy seorg gay. Sy perempuan yg hanya bisa menyukai sorg perempuan.

Tapi bagaimana dgn keluarga? Dgn org tua? Dgn kakak dan atau adik? Apakah mereka bisa menerima?
Tentu sy akan berusaha untuk menyembunyikan segala sesuatunya agar mereka tidak mengetahui "secret" diri sy ini. Kelelahanlah akhirnya yg terasa.
Sy tau, untuk mengatakan secara "direct" butuh kekuatan dan keberanian yg luar biasa. Spt nya hal ini sangan menakutkan. Akhirnya secara perlahan2, dan tanpa mengatakan yg sebenarnya sy tetap menjalankan kehidupan sy sebagai sorg gay, terutama dihadapan keluarga sy sendiri.

Stp sy memiliki sebuah hubungan dgn "gf" sy. Sy tidak pernah mengatakan kepada keluarga kalau perempuan itu adalah "gf" sy. Tapi sy juga tidak menyembunyikan kehadiran si dia di dpn keluarga. Yah, sekedar menyebut ini teman la... Namun mereka juga org2 yg sudah dewasa yg dapat melihat dan merasa. Setelah 2 atau 3 kali sy ganti2 "gf" akhirnya pihak keluarga lah yg tidak segan2 menembak sy.

Sy ditanya secara langsung, dgn ciri2 khas yg mereka lihat sendiri. Sy tidak pernah terlihat kedekatan dgn sorg lelaki. Tdk pernah berbicara soal pernikahan. Org2 yg sy kenalkan sebagai teman semuanya adalah perempuan. Sy justru merasa ini adalah kesempatan untuk sy memberitau kepada mereka siapa sy sebenarnya.
Sy tau betapa kecewanya mereka melihat kenyataan ini. Tapi sy sangat bersyukur, sangat-sangat bersyukur, keluarga sy bukan lah org2 yg picik dan sempit dlm pemikiran serta ilmu pengetahuan. Mrk tau sy menjadi gay bukannya sy yg membuat diri sy sendiri jadi gay. Mrk tau bukan org lain atau siapapun yg membuat sy jadi gay. Dan mrk dpt merasakan jg sy menjadi gay adalah tidak mudah untuk diri sy sendiri menjalankannya.

Waktu berlalu, sy tau keluarga dapat menerimanya. Sy mengerti mereka menerima bukan berarti sy boleh seenaknya saja menjalankan kehidupan sy. Sy tetap ada "Tanggung Jawab" sebagai sorg anak terhadap org tua dan juga sebagai sorg saudara terhadap kakak atau dan adik.
Setelah melewati beberapa hubungan yg kurang beruntung, sy pelajari semua kegagalan2 demi kegagagalan. Apa sebab dan penyebabnya. Baik untuk diri sy sendiri maupun untuk keluarga, sorg pasangan yg seperti apa kira2 dapat diterima oleh mereka.

Sy sekali lagi bersyukur pasangan sy saat ini adalah org yg tidak banyak perbedaannya dgn background keluarga sy sendiri. Sy dapat menemukan org yg dapat bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, yaitu mempunyai pekerjaan, penghasilan dan tidak bergantung pada org lain.
Di dpn keluarga "tingkat laku" tetap kita jaga, bukan berarti dpt seenaknya saja. Sopan santun tetap kita tunjukkan, rasa hormat tetap dijaga.
Tidak seperti org yg mabok cinta, harus bertemu setiap hari, harus sms setiap menit, harus telp berjam2.

Bulan demi bulan hubungan sudah berlalu, "sign-sign" positif pun terlihat dari reaksi org tua dan saudara. Akhirnya sy pun memberanikan diri untuk memberitahu mereka pada suatu saat kita merencanakan untuk hidup bersama.
Karena mereka melihat pada diri sy maupun "gf" sy kita sudah mapan dlm pekerjaan kita masing2, sudah dapat bertanggung jawab dlm kehidupan masing2. Hubungan bukan berdasar "kegilaan" tetapi berdasar kasih sayang. Akhirnya mereka tidak keberatan kalau satu hari nanti, sy dan pasangan sy membeli tempat tinggal untuk kita berdua.

Dari pengalamanan kehidupan sy ini, yg ingin sy sampaikan adalah, segalanya terkadang tidak perlu kita buyar2kan dgn kata2. Org dapat melihat dari "tingkat laku" diri kita, seperti apa kita ini. Untuk diri sendiri saja apakah sudah dapat membuktikan sorg yg bertanggung jawab. Dalam hal pekerjaan. Dapat menjaga hubungan yg harmonis dgn keluarga dan saudara2. Pasangan bukan hanya untuk pelampisan hawa napsu "sex" belaka. Bilan segala sesuatunya yg kita tunjukkan dalam menunjukkan kita org yg dewasa dan bertanggung jawab, sy rasa menjalankan kehidupan sebagai lesbian, "WHY NOT !!"

Susah, senang, sedih, bahagia, sukses, gagal buat sy sebagian besar adalah kita sendiri yg membuatnya. Tidak ada yg menjanjikan hidup akan begitu indahnya untuk setiap org, namun bukan berarti hidup yg dianggap org "normal" adalah kehidupan yg terbaik.
Untuk sy org2 gay adalah org2 yg normal, yg diperlukan adalah jalankan kehidupan ini dgn sebaik2nya, dewasa dlm bertindak, bertanggung jawab dlm segala hal, tidak ekstrem dalam tingkah laku. Kebahagiaan itu tidak memihak dan memilih, kebahagiaan bukanlah milik segolongan org. Kekayaan tidak mampu membeli kebahagian. Sy bersyukur kebahagiaan yg sy miliki adalah pekerjaan, keluarga, kakak/adik, serta "gf" dalam hidup sy ini.

[ Post a Reply to This Message ]
[> [> Subject: IT Touches me so MUch


Author:
JUlia
[Edit]

Date Posted: 01:26:56 07/16/08 Wed GMT 0700

Aku senang dengan isi tulisan dari LULU... kita hidup tidak perlu ada kebohongan kita harus bisa jadi diri Kita sendiri.. betapapun berat konsekuensi yang akan kita hadapi. Saya Pribadi telah menjalani kehidupan bgni sekitar 20 tahun, usia saya 30 sekarang dan saya sudah 20 kali ganti2 pasangan... saya hanya mencari orang yang mau temani dan lewati hari2 bersama dalam susan dan senang... Tapi itu adalah wanita.. karena rasa tak pernah berbohong. saya tidak membenci kaum Adam... karena saya tidak pernah kecewa dengan mereka... tapi hati kecil saya tidak bisa di bohongi kalo hati yang penuh cinta ini hanya ingin berbagi dengan seorang Wanita.

[ Post a Reply to This Message ]
[> [> [> Subject: Hy TherE....


Author:
aNasTasya
[Edit]

Date Posted: 06:52:24 03/03/09 Tue GMT 0700

waw JuLia,,

tuLisaN kM NyeNtuh bgd y..

Jd pgeN sHarE Byk sM kM..

if u waNna kNow Me..JuzT add my FaceBook..-->cutely_girl@hotmail.com

Thx..

'MizZ BuNny'

[ Post a Reply to This Message ]
[> Subject: sherad???????


Author:
vennywang
[Edit]

Date Posted: 04:19:05 03/04/09 Wed GMT 0700

sherad menanggapi pertanyaan anda...............vy jawab dg beberapa pertanyaan sederhana.

" Apakah yg paling penting dlm hidupmu?"
" Apakah sekarang hari2 yg kamu lewati tuh hanya sekedar rrutinitas/ anda mrasa punya tekad tuk menutup hari2-mu dg pandangan dan proses yg berbeda"
" Apa yg tlh anda lakukan tuk hidupmu."
" Apa yg tlh anda lakukan tuk oraang yg kau cintaai."
" Apa yg tlh anda lakukan tuk orang yg menyayangi dirimu."
" Bagaimana hubungan dirimu dg tm, keluarga dan pacaar tentu-ny."
" Apa kamu mrasa puas dg smua yg tlh kamu lakukan."
" Pernahkah kamu menanyakan pd orang lain { tm2, pacar, keluarga} seperti apakah diriku bagi kalian."

Jika kamu bisa menjawab.........yakin kamu kan mendapatkan jawwaban kamu..

[ Post a Reply to This Message ]
[> Subject: Had that dream, but was only a dream


Author:
jekiy
[Edit]

Date Posted: 18:30:09 03/09/09 Mon GMT 0700

Hi, salam kenal. Mo ikutan comment ya.

"Menjadi lesbi yang bahagia, mempunyai gf yang cantik, yang setia dan status sosial yang tinggi, karir yang cemerlang, memiliki banyak kesempatan untuk menikmati kesenangan duniawi. "

Gw sempat berada di alam mimpi ini, dan sempat terbuai bahwa gw sudah mencapai tujuan hidup gw. Tapi ternyata "kebahagiaan" seperti ini superfisial banget.

Kalo boleh cerita latar belakang gw dikit: Meskipun uda merasa ketertarikan dg wanita mungkin sejak msh SD, gw ga pernah berani utk mengakuinya. Boro2 sama org lain, sm diri sendiri aja msh denial. Coba pacaran sm cowo, tp malah tambah ga tenang. Sampai akhirnya sekitar umur early 20s baru gw bisa nerima, oke gw memang suka cewek. Tapi tetap aja ga berani utk keluar ikut gathering, hanya berani browsing2 dikit dari internet, itu pun dg takut2. Dan satu2nya senjata andalah org yang pasrah: berdoa. Kalo dipikir mana mungkin ketemu cewek kl gini.

Tapi setelah 6-7 thn menunggu, dalam proses yang sama sekali ga pernah terpikir, seorang cewek cantik dan baik ternyata naksir gw and dia yg ada fans cowok ngantri di belakang dia, bilang kalo dia suka gw. Lebih indah dari mimpi bukan. Dan gw dapat pacar pertama gw di umur 28.

Wkt itu gw spt dapat semuanya, lebih indah dari mimpi. Karir gw lagi melonjak. Secara materi boleh dibilang lebih dari cukup. Kita hidup bareng, mskpun di kost, tp semuanya cukup bijaksana utk ga banyak bertanya and tetap saling bantu kalo dibutuhkan. Gw kenalin dia ke keluarga gw (sbg teman) dan sebaliknya, dan kedua keluarga nerima dg baik banget. Bahkan kita akhirnya buka usaha boutique baju bersama.

Hampir 2 tahun bersama. Mmg ada 1 kendala, dia selalu bilang kalo dia harus married. Akhirnya waktu saat itu tiba, dunia gw hancur.

Tnyata semua "kebahagiaan" itu sumbernya adalah dia. 3 bulan sudah berpisah, gw masih merasa tertatih2 menjalani setiap hari.

Tapi ada 1 pelajaran penting. Jangan sampai kebahagiaanmu bersumber pada seseorang atau sesuatu. Tidak ada yang permanen di dunia ini, bahkan kalau gf mu tetap setia seumur hidup, tetap aja "seumur hidup", kematian akan selalu datang. "kebahagiaan" itu harus bersumber dari dirimu sendiri.

Sekarang tujuan hidup gw adalah mencari kebahagiaan itu, dari diri gw sendiri. Bukan bermaksud narsis, tapi kalau kita sendiri ngga bisa merasakan kebahagiaan itu, gimana mau membahagiakan orang lain?

Untuk saat ini gw masih banyak belajar. Mencoba mensyukuri semua yang sudah ada. Mencoba tidak menyesali semua yang dibelakang dan lebih mencoba mencari hikmahnya. Susah memang, tapi pasti bisa.

Tapi meskipun demikian, gw masih punya harapan dan mimpi. Mimpi gw sampai sekarang masih ga jauh beda dg dulu: hidup bahagia dengan orang yang gw cintai. Harapan dan mimpi itu yang selalu bikin kita bisa maju.

CAIYO!

PS: Gw lagi banyak membaca buku karangan Paulo Coelho, dan banyak membantu. Highly recommended :)

[ Post a Reply to This Message ]
[> [> Subject: Paulo Coelho


Author:
Butterfly
[Edit]

Date Posted: 06:32:10 04/19/09 Sun GMT 0700

Jekiy....

yah pantesan banyak kata2 mimpinya, km lg bca buku berjudul sang alkemis ya???

Hm...ga heran! tuh buku mang keren abiz..

bermimpilah tuk bsa melewati hari2 nie...

Keep fighting!!!

aja..aja..fighting!

[ Post a Reply to This Message ]
[> [> Subject: senasib...


Author:
andro_alone
[Edit]

Date Posted: 02:35:36 06/21/09 Sun GMT 0700

Baca threadnya jacky..kyknya nasib nya sama bgt sm apa yg gw alamin bahkan sll gw alamin...selama apapun gw jalanin hub dgn sesorg ceweq psti ujungnya gw di tinggal nikah. sebanyak apapun yg udh gw kasih, pd akhirnya sia2 dan mnderita sndirian..

ada gak sih, ceweq L yg bner mau mnjalani hidup & berani mlewati smuanya?

satu hal yg bs gw ambl, jgn tll fokus mncintai seseorg..aplg dr awal dia udh blg bakal nikah. itu ksalahan gw yg smpet bbrp kali terulang....

selamat berjuang guys...

[ Post a Reply to This Message ]
[> Subject: Had that, lost that


Author:
jekiy
[Edit]

Date Posted: 08:28:36 03/13/09 Fri GMT 0700

Hi all,
Salam kenal, mau ikut kasih komentar :)

"Menjadi lesbi yang bahagia, mempunyai gf yang cantik, yang setia dan status sosial yang tinggi, karir yang cemerlang, memiliki banyak kesempatan untuk menikmati kesenangan duniawi"

Sempat sih ini jadi tujuan hidup gw. Dan sempat juga tercapai, tapi ternyata itu semua superfisial banget.

Kalo boleh cerita dikit ttg latar belakang gw.

Meskipun gw tau dari sejak SD sudah ada ketertarikan khusus sm wanita, tp selalu denial. Sampe akhirnya early 20s gw bisa betul2 nerima kl gw mmg orientasinya lebih ke cewek. Tapi ini pun hanya self acceptance, masih ga berani utk ikut gathering, kenalan sama temen berorientasi sama. Online pun sembunyi2. Kl dipikir rasanya ga mgk gw ktemu pacar kl gini caranya. Mana gw termasuk org yg pemalu.

Tapi dg cara yang betul2 ga disangka, setelah 6-7 tahun berdoa dan berharap, ternyata seorang wanita cantik dan baik naksir sm gw. Dia yg punya fans cowok smp ngantre2 (yup she was straight), ambil langkah awal dan bilang suka sm gw. Lebih indah dari mimpi bukan? Gw pikir tujuan hidup gw sudah sempurna. Gw merasa sudah menjadi org paling bahagia: punya gf cantik dan baik, kita berdua berstatus sosial cukup lumayan, karir gw cemerlang, secara materi lebih dari cukup. Kita tinggal bareng dan bahkan bikin usaha boutique bersama yang sukses. Tapi semua mimpi pasti ada akhirnya.

Setelah hampir 2 tahun bersama, gf gw harus married! Dan saat itu juga hidup gw rasanya hancur. Sudah 3 bulan sekarang kita pisah, gw masih merasa tertatih2 jalanin tiap hari. Tapi semakin lama gw menganalisa, apa bener itu semua tujuan hidup gw? Masa kebahagiaan hidup gw tergantung dari dia, seseorang?

Akhirnya gw ambil kesimpulan: Gw mau cari kebahagiaan yang sebenarnya, yang ga mungkin diambil dari hidup gw. Caranya, dengan cari kebahagiaan yang bersumber dari diri sendiri. Sebagai langkah awal, gw mencoba untuk mencintai diri gw sendiri. Bukan bermaksud utk narsis, tapi kalau diri sendiri aja kita ga cinta, gimana kita mau mencintai org lain. Terus terang, memang ga gampang pada prakteknya dan gw pun masih dalam proses belajar. Tapi gw yakin, kalau kita bisa memiliki kebahagiaan pribadi, pasti kita bisa mencintai org lain dengan lebih baik pula.

Jadi tujuan hidup gw sekarang adalah kebahagiaan diri.

CAIYO utk temen2 yang berjuang mencapai tujuan hidupnya masing2! :)

[ Post a Reply to This Message ]
[> Subject: what's the question again?


Author:
Inne
[Edit]

Date Posted: 01:00:40 04/03/09 Fri GMT 0700

-masang lagunya Jimmy Hendrix yang Hear my Train A Comin n mulai menerawang....and then-
I was asking about my existence last night and I feel like a fallen tree in the forest.
and that's it.

[ Post a Reply to This Message ]
[> Subject: hm..


Author:
R
[Edit]

Date Posted: 05:18:24 04/11/09 Sat GMT 0700

For me, life is not about the goal.
but it is in the process i live.
while the goal is just the result followed by.
So when the wheel of my life is on the top or below, i won't forget the other side & always give thanks for what i've been through.

Every living things will die for sure, i hope what won't die is the spirit i left for peoples arround me.
& so far i've known:
A Hope can turn to A Reality by the Works & Prays, not by pitying self.

Cheers!

[ Post a Reply to This Message ]


VoyUser Login ] Not required to post.
Post a public reply to this message | Go post a new public message
Note: This forum is moderated -- new posts are not visible until approved.
* Notice: Posting problems? [ Click here ]
* HTML allowed in marked fields.
Message subject (required):

Name (required):

  Expression (Optional mood/title along with your name) Examples: (happy, sad, The Joyful, etc.) help)

  E-mail address (required):

Type your message here:

Choose Message Icon: [ View Emoticons ]

Note: This forum is moderated -- new posts are not visible until approved.

Notice: Copies of your message may remain on this and other systems on internet. Please be respectful.

[ Contact Forum Admin ]


Forum timezone: GMT-7
VF Version: 2.94, ConfDB:
Before posting please read our privacy policy.
VoyForums(tm) is a Free Service from Voyager Info-Systems.
Copyright © 1998-2008 Voyager Info-Systems. All Rights Reserved.