| Subject: Peluncuran Jurnal Perempuan edisi 58 Tema: Seksualitas Lesbian |
Author: Bonnie
| [ Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
]
Date Posted: 13:25:58 05/15/08 Thu GMT 0700
Hari Internasional Melawan Homofobia
International Day Against Homophobia)
"Hak Seksualitas Lesbian Merupakan Hak Asasi Manusia"
(Lesbian Rights is Human Rights)
Jurnal Perempuan - Institut Pelangi Perempuan - ChandraKirana - Our Voice
Latar Belakang
Sejak tahun 1975 APA (American Psychiatrist Association) telah menyatakan bahwa homoseksualitas bukan mental disorder, berdasarkan penelitian ilmiah yang dilakukan hingga tahun 1973. Pernyataan secara ilmiah ini dengan serta merta diadopsi oleh berbagai ikatan serupa diseluruh dunia. Sehingga, pada 17 Mei 1991, WHO secara resmi menyatakan bahwa homoseksualitas bukan merupakan penyakit/gangguan kejiwaan (mental illness).
Sejak tahun 2003 kampanye dalam satu hari Melawan Homofobia sudah dilakukan di negara bagian Quebec, Kanada. Namun, karena diseluruh penjuru dunia masih tetap berlangsung homofia, maka kampanye ini dijadikan moment bagi semua aktivis LGBTIQ (Lesbian Gay Biseksual Transeksual/Transgender Interseks Queer) untuk mengadakan Hari Melawan Homofobia secara internasional, atau yang dikenal bersama sebagai International Day Against Homophobia atau IDAHO.
Itu sebabnya kemudian, peringatan Hari Melawan Homofobia Internasional tahun 2004, dipilih tanggal 17 Mei sebagai hari IDAHO, agar dunia internasional bisa melakukan bersama dengan "perang" melawan homofobia, mengambil tanggal yang penuh sejarah bagi gerakan LGBTIQ Internasional di hari WHO menyatakan secara resmi tersebut diatas.
Dilain sisi, upaya advokasi dalam IDAHO, khususnyabagi perjuangan lesbian, ini juga didukung beberapa dokumen hukum yang lainnya, selain dalam Prinsip-prinsip Yogyakarta, juga terdapat dalam dokumen ICPD Kairo 1994 dan yang laing jelas kaitannya dengan gerakan perempuan adalah dokumen "Landasan Bersama Aksi" (Platform of Action) yang dihasilkan dari Konferensi Perempuan di Beijing 1995.
Tempat dan Waktu
Acara ini digelar di Goethe Haus, Jl. Sam Ratulangi no. 9-15, Menteng,Jakarta Pusat, Jumat, 16 Mei 2008
Rincian Acara:
Pukul 13.30 – 15.00 WIB
Konferensi Pers
Musdah Mulia (Muslimah Reformis)
Mariana Amiruddin (Direktur Yayasan Jurnal Perempuan)
Kamelia Manaf (Koord Institut Pelangi Perempuan)
BJD Gayatri (Chandra Kirana)
Mohamad Guntur Romli (Host acara Kongkow Bareng Gus Dur)
Pukul 15.05 – 17.00 WIB
Peluncuran Jurnal Perempuan edisi 58 Tema: Seksualitas Lesbian
Narasumber:
Ade Kusumaningrum (Indonesia Lesbian Forum)
Ati Nurbaiti (the Jakarta Post)
Djenar Maesa Ayu (Novelis)
Moderator Hartoyo (Our Voice)
[
Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
] |
|