Subject: 16 Days of Activism Against Gender Violence |
Author: bumi.arie
| [ Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
]
Date Posted: 21:00:15 11/23/07 Fri GMT 0700
16 Days of Activism Against Gender Violence
November 25 - December 10, 2007
16 Hari Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan
Jaringan Mitra Perempuan Bandung
PENDAHULUAN
16 hari Kampanye Anti kekerasan terhadap perempuan tidak pernah dapat dilepaskan dari dua peristiwa dalam sejarah pergerakan kemanusiaan dan kesetaraan. Dua peristiwa itu kita kenal dengan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan—yang diperingati pada tanggal 25 November—dan Pembantaian Montreal (The Montreal Massacre)—yang diperingati pada tanggal 6 Desember.
Peringatan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Internasional pertama, dicanangkan pada tanggal 25 November tahun 1981 di Bogota, Kolombia. Pada awalnya kegiatan ini diprakarsai oleh para perempuan yang disebut Feminis Encuentro Pertama untuk Latin Amerika dan Kepulauan Karibia. Tujuannya untuk memperingati pembunuhan keji terhadap aktivis perempuan dan buruh, yaitu Mirabal bersaudara, oleh pemerintah diktator Trujillo di Republik Dominika tanggal 25 November 1960. Dalam perkembangannya, kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan peringatan terjadinya pembantaian terhadap 14 mahasiswi fakultas teknik di Montreal, Kanada, yang dianggap telah mengganggu hak-hak khusus laki-laki, hanya karena mereka mempelajari bidang teknik, yang selama ini dianggap sebagai ‘wilayah’ laki-laki. Tragedi itu dikenal dengan "The Montreal Massacre", yang terjadi pada tanggal 6 Desember 1989.
Dua peristiwa di masa lalu tersebut menjadi momen penting dalam pergerakan perempuan sedunia untuk melakukan kampanye menolak kekerasan terhadap perempuan. Rentang waktunya adalah 16 hari, dimulai pada tanggal 25 November dan berakhir pada tanggal 10 Desember, bertepatan dengan peringatan diluncurkannya Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia oleh PBB.
Dengan berbekalkan pemahaman yang sama untuk memperjuangkan keadilan dan kesetaraan itulah, maka kami Jaringan Mitra Perempuan Bandung dan rekan rekan komunitas mitra perempuan berniat untuk ikut serta berkampanye dalam 16 hari kampanye AKTP internasional yang sampai saat ini telah berlangsung selama 16 tahun (internasional), dengan mengadakan Festival Film Perempuan, Diskusi Publik, Hari studi dan Lokakarya Kepekaan Gender. Hal ini menjadi sangat penting karena realita yang ada dalam masyarakat Indonesia pada khususnya, maupun dunia pada umumnya, masih sarat dengan diskriminasi antar gender yang berujung pada kekerasan terhadap perempuan.
Tema kampanye internasional tahun 2007 adalah , “Demanding Implementation, Challenging Obstacles; End Violence Against Women!” / “Menuntut Pengimplementasian, Menentang Hambatan: Mengakhiri Kekerasan Terhadap Perempuan”. Dengan tetap mengambil inti tema internasional, yaitu “Bergerak”, kami mencoba melokalkan tema ini menjadi (Bandung dan sekitar) “Hail to the Survivors !!! because silence is not an option” yang berarti “Hormat. Pada surviver!!!; Karena diam tak lagi jadi Pilihan”. Tema ini kami angkat sebagai sebuah apresiasi hormat kami, pada para korban kekerasan. Hal ini kami anggap perlu karena dari hari kehari semakin banyak kesadaran akan pengentasan kekerasan yang muncul, dan semua ini bermula dari mereka para korban selamat yang berani menyatakan, menolak dan melawan kekerasan, dengan tidak lagi diam dalam ketakutan tapi berani bersuara dalam kebenaran
ACARA, WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
I. Suara Di Udara ( menjelang dan sepanjang masa kampanye)
Tema diskusi :Kekerasan Terhadap Perempuan dari Masa ke Masa
Tempat : Ditawarkan kepada komunitas, lembaga maupun organisasi yang bersedia dan berkeinginan menjadi tuan rumah kegiatan ini.
II. Kampanye Di Jalan (25 November 2007)
”Say It With The Paper!”
CiWalk, Exhibition Hall Lantai 1.
Pkl. 10.00 – 22.00 WIB
Expo bersama rekan – rekan dari komunitas dan LSM lain yang menyuarakan Anti Kekerasan Terhadap Perempuan. Juga Pameran hasil Lomba Poster Anti Kekerasan Terhadapa Perempuan yang diselenggarakan oleh Hima HI UNPAD. Sebagai bentuk kepedulian yang lain akan dibuat origami berbentuk kupu – kupu sejumlah 1600 buah.
# Rekan – rekan yang ingin bergabung sebagai relawan untuk pembuatan origami maupun penyebaran flyers dapat langsung hadir ke Ciwalk, Exhibiton Hall (Hari Minggu : 10.00 WIB, Dress Code : Hitam). #
III. Diskusi Publik (26 Nopember – 29 Nopember 2006)
Memahami Akar Kekerasan Terhadap Perempuan Dari Dulu Hingga Kini
Senin, 26 Nopember 2007
TB. Trisera, Jatinangor Town Square (JATOS) Sumedang
Pkl. 15.00 – 18.00 WIB
Pembicara: Gregorius Tj – JMP, Moderator: Bumi Arie – JMP
Image Perempuan Dalam Bisnis Kosmetik
Selasa, 27 Nopember 2007
Reading Lights, Jl. Siliwangi no. 16 Bandung
Pkl. 14.00 – 16.00 WIB
Pembicara: Desi Budiyanti – JMP, Moderator: Aty Suandi – JMP
Kemiskinan dan Penguatan Ekonomi Perempuan
Rabu, 28 Nopember 2007
TB Ultimus, Jl. Lengkong Besar 127 Bandung
Pkl. 16.00-18.00 WIB
Pembicara: Indraswari – Dosen Unpar, Moderator: Wienny – JMP
Seksualitas Perempuan Muda dan Kekerasan dalam Pacaran
Kamis, 29 Nopember 2007
UNPAR, Jl. Ciumbuluit no.94 Bandung
Pkl. 16.00-18.00 WIB
Pembicara : Desi Budiyanti – JMP, Moderator: Rius – JMP
# Seluruh kegiatan diskusi bebas biaya. #
III. Festival Film Perempuan ( 7 – 10 Desember 2007)
The Truth About Jane
Jumat, 7 Desember 2007
Ruang Audio Visual Lantai 1 FISIP UNPAR
Pukul 16.00 – selesai
Pembicara Diskusi : Lili (Ardhanary Institute)
Ju Dao
Sabtu, 8 Desember 2007
Ruang Audio Visual Lantai 1 FISIP UNPAR
Pukul 16.00 – selesai
Pembicara Diskusi : Aty Suandi (JMP)
Gracie
Minggu, 9 Desember 2007
Gedung Pastoral Keuskupan Jl. Jawa No. 6
Pukul 16.00 – selesai
Pembicara Diskusi : Rius (JMP)
Berbagi Suami
Senin, 10 Desember 2007
Gedung Pastoral Keuskupan Jl. Jawa No. 6
Pukul 16.00 – selesai
Pembicara Diskusi : Neva (KPI)
SINOPSIS FILM
THE TRUTH ABOUT JANE
Sutradara dan Penulis Naskah : Lee Rose
Pemain : Stockard Channing, Noah Fleiss, Robert Harvey, James Naughton, Jenny O'Hara
Realese : 7 Agustus 2000
Seorang ibu yang menggap anak perempuannya seperti gadis remaja lainnya harus terhantam kenyataan bahwa anak perempuannya begitu berbeda. Saat Jane bertemu teman perempuannya yang bernama Taylor hingga kemudian jatuh cinta dan semua kehidupan berubah drastis. Penemuan identitas Jane sebagai lesbian melatar belakangi film ini. Pergulatan Jane sebagai lesbian membawa pengaruh besar tidak hanya pada dirinya namun pada seluruh keluarganya, terutama ibunya.
Film ini mengangkat sisi psikologis ibu dan anak perempuan untuk berterima atas semua keadaan yang ada di sekitar mereka.
JU DAO
Sutradara :
Pemain :
Penulis Naskah :
Release :
Ju Dou adalah nama seorang perempuan desa yang cantik(diperankan oleh Gong Li). Ia ‘dibeli’ oleh Yang, seorang pengusaha pencelupan kain yang kaya. Yang adalah seorang lelaki setengah baya yang terobsesi untuk mempunyai anak laki-laki untuk meneruskan bisnisnya, sayangnya ia impoten. Kebodohan menyebabkan ia melampiaskan ketidak-mampuannya pada Ju Dou, seperti yang juga telah ia lakukan pada istri-istri sebelumnya.
Yang hanya memiliki seorang pegawai di pabrik pencelupannya, Tianqing—yang masih terhitung keponakan jauhnya sendiri. Tianqing yang kesepian dan masih membujang jatuh hati pada Ju Dou yang cantik dan menderita, dan akhirnya ia menjadi pelindung bagi Ju Dou dari suaminya yang abusive. Ju Dou memiliki anak laki-laki dari Tianqing, yang diyakini Yang sebagai anak kandungnya. Yang menjadi cacat (mungkin terserang stroke) tak lama kemudian. Tapi tak berarti penderitaan Ju Dou telah berakhir…
Dalam seting tahun 1920-an, film ini berusaha memotret budaya patriarki di Cina sebelum revolusi budaya. Bagaimana kekerasan terhadap perempuan—terutama yang menimpa perempuan—dianggap sesuatu yang biasa saja terjadi.
GRACIE
Sutradara : Davis Guggenheim
Pemain : Dermot Mulroney, Carly Scroeder, Elisabeth Shue
Realease : Juni 2007
Di tahun 1978, Gracie Bowen yang tinggal di South Orange, New Jersey begitu tergila-gila pada sepak bola. Namun, kemampuannya tidak pernah ditanggapi karena dia perempuan. Saat kakak laki-lakinya Johnny seorang bintang sepakbola di tim sepakbola di SMUnya meninggal dalam kecelakaan, Gracie ingin menggantikan posisi kakaknya dalam tim tersebut. Namun, ayahnya tak mempercayai Gracie dapat bergabung dalam tim sepakbola SMU-nya. Film ini memperlihatkan bagaimana perjuangan seorang perempuan untuk mendapatkan haknya tanpa memandang jenis kelaminnya. Film yang berasal dari kisah nyata ini mendasari munculnya pemain sepak bola perempuan pada akhirnya.
BERBAGI SUAMI
Sutradara dan Penulis Naskah : Nia Dinata
Pemain : Jajang C. Noer, El Manik, Tio Pakusadewo, Ria Irawan, Rieke Dyah Pitaloka, Lukman Sardi
Produksi : Kalyana Shira Film
Realease : 23 Maret 2006
Durasi Film : 120 menit
Tiga perempuan yang berasal dari tiga kelas sosial, ekonomi dan suku yang berbeda membuka tabir tentang kehidupan poligami mereka. Perempuan-perempuan ini mengalami kondisi yang mirip satu sama lain, tetapi dengan latar belakang pribadi dan karakter yang berbeda. Film ini mengangkat isu poligami dengan humor-humor yang cerdas yang menarik. Ketiga perempuan yang diangkat sebagai tokoh sentral dalam film ini mampu memperlihatkan problema yang begitu nyata dalam kehidupan poligami.
# Seluruh kegiatan pemutaran film dan diskusi Festifal Film Perempuan bebas biaya. #
PENUTUP
Besar harapan kami, penyelenggaraan 16 Hari Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dapat dilaksanakan seoptimal mungkin. Untuk itu kami memohon bantuan dan partisipasi rekan-rekan semua. Semoga kegiatan ini akan memiliki dampak yang lebih positif bagi lebih banyak perempuan dan laki laki yang memiliki kepedulian akan terciptanya masyarakat berkeadilan gender.
Bandung, November 2007
Jaringan Mitra Perempuan Bandung
Jaringan Mitra Perempuan Bandung mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan penuh dari: Bale Pustaka, Ultimus, Reading Lights, Cihampelas Walk, HIMA HI UNPAD, UNPAR, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Jawa Barat, Jaringan Kerja Sahabat Perempuan (sahabatperempuan@yahoogroups.com) dan segenap partisipan yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu.
--
[
Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
] |
|