|
[> [> [> Subject: just be yourself
|
Author:
alwaysLU
[Edit]
|
Date Posted: 08:42:06 03/29/09 Sun GMT 0700
Teman..... Jangan pernah salah mendengar suara hati. Karena suara hatilah yang paling benar. Aku tahu sulit untuk menghubungkan antara L dengan agama yang menganggap L adalah dosa. Aku tidak berani lancang untuk bicara tentang L adalah dosa.
Tapi untuk pribadiku sendiri jadilah dirimu sendiri. Seperti yang kukatakan sebelumnya semua itu adalah pilihan. Ketika kamu merasa jadi L malah membuat hidupmu jadi tidak nyaman dalam arti kamu merasa hidupmu kosong ataupun kamu merasa tidak bahagia aku rasa lebih baik kamu memberi waktu untuk dirimu dan mancari tahu apa yang kamu mau.
Aku tidak bermaksud untuk membuat teman-teman yang merasa berada di persimpangan jalan yang memilih antara agama dan L untuk mau mempertimbangkan supaya lebih memilih jadi L. Tapi aku yakin di dalam dunia ini semua orang berhak bahagia dengan cara yang benar. Sulit memang menggabungkan 2 hal ini. Ketika seorang L mengalami begitu banyak masalah dalam relationshipnya seringkali mereka introspeksi dan orientasi diri dan bilang "sebenarnya apa gunanya kujalani pilihan ini kalau akhirnya berpisah. sebenarnya untuk apa semua yang telah dilewati kalau harus berakhir karena tidak ada penerimaan dari sekeliling kita. kenapa kita malah mengambil pilihan yang sulit yang buat kita berurai air mata dan bahkan terkadang tidak menghargai hidup".
Jawabannya hanya pada diri kita sendiri... Hanya kamu yang tahu apa yang terbaik buat dirimu. Kalau kamu merasa ini adalah sebuah dosa yang membuat hidupmu tidak tenang tinggalkan semua ini tapi kalau kamu merasa bahwa tidak ada yang salah dengan cinta dan dimana menurut pribadiku ini hanya masalah orientasi seksual yang tidak bisa diterima oleh masyarakat karena hawa tercipta oleh adam dan tidak bisa punya pilihan lain.
kalau masalah kesenangan sesaat aku rasa kaum heteroseksual juga merasakan hal yang sama. Banyak juga teman-teman straightku yang merasa hidupnya hampa, semua sudah dimilikinya, keluarga yang harmonis, pekerjaan, dll. Tapi itulah manusia, kita sering diliputi rasa "kurang". Kita sering mencari apa yang kita inginkan dan begitu tercapai kita akan mencari yang lain. Dan tiu hal yang wajar selama itu ke arah yang positif.
Satu hal yang aku petik dalam hidupku,,,, siapapun kamu,,,,,ada 1 hal yang tidak boleh kamu tinggalkan. Ada 1 hal dimana kamu harus berpedoman dan menyerahkan segala persoalan hidupmu, yaitu TUHAN.... Siapapun kamu, serahkan semua kepadaNYA. Karena hanya DIa yang bisa membantumu mengisi kekosonganmu. Ntah kamu hetero atau homoseksual hanya DIA lah yang bisa mengisi kekosonganmu di kala kamu bimbang.
Pasti kamu berpikir kalau dihubungkan dengan Tuhan berarti harus meninggalkan L. Bukankah agama melarangnya???
Ntahlah, semua itu juga masih menjadi misteri bagiku. Tapi aku yakin selama aku menyerahkannya kepada Sang Pencipta. I AM L and i'm proud being L. Aku bersyukur... Kenapa? Karena selama aku jadi L akhirnya aku tahu seperti apa rasanya sebentuk CINTA yang TULUS, seperti apa aku merubah pandanganku terhadap cinta, seperti apa aku akhirnya tahu bagaimana rasanya menahan diri dari keinginan kita dimana kita selalu ingin berada di samping orang yang kita cintai, di kala dia bahagia ntah karena keberhasilannya akan pendidikan dan pekerjaannya dimana seharusnya seorang partnerlah yang ada di sampingnya tapi kita harus menahan diri karena mungkin keberadaan kita dipertanyakan, di kala dia sakit dan kita ingin merawatnya dengan penuh cinta tapi kita tidak bisa karena keluarganya akan bertanya "siapa dia", di kala mungkin senyum pertamanya akan kesuksesan hidupnya bukan kita yang melihat, mungkin sahabat-sahabatnya, di kala raut wajahnya sedang gundah mungkin bukan kita yang jadi orang pertama yang melihatnya dan bertanya "ada apa denganmu".
Aku bersyukur kepada Tuhan atas peranku ini, karena tidak semua orang seberuntung kita, belajar untuk mencintai seseorang dari hari dan kesabaran. Belajar mencintai partner kita dengan cara yang berbeda. Belajar untuk menerima di kala kita harus berpisah, belajar untuk menentukan apakah kita ingin menyimpan cinta itu ataukah melanjutkan untuk cinta yang lain. Belajar untuk melihat hidup ketika kita sendiri dan merasa "i'm alone" dan ketika waktu itu tiba kita hanya bisa bersujud memohon petunjukNya supaya kita diberi kekuatan untuk melewati hidup kita hari demi hari dengan cinta yang tidak bisa kita miliki tapi bisa kita rasakan. Keikhlasan itulah yang akan membuat hidup kita tenang.... Doa dari hati yang penuh cinta dan ketulusan pasti akan didengarkan olehNya. Dia tidak tuli, Dia tidak buta.
Jadilah dirimu sendiri, siapapun kamu, kuncinya adalah KEYAKINAN. Siapapun kamu penuhilah hidupmu dengan cinta. Sulit memang tapi itulah hidup. Terkadang hidup tidak perlu dianalisa, terkadang hidup hanyalah untuk dijalani. Tawa, air mata adalah bagian dari hidup. Dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan, dan ketika rasa sakit yang sesakitsakitnya kamu alami kamu akan tersenyum "semua telah berlalu, hanya cinta yang ada di hatiku".
GBUs
[ Post a Reply to This Message ]
|
|