VoyForums
GIVE FREE FOOD
www.TheHungerSite.com
-> Click Here <-
SAVE THE RAINFORESTS
www.TheRainforestSite.com
-> Click Here <-
Non-profit ad served by VoyForums...

VoyUser Login optional ] [ Contact Forum Admin ] [ Main index ] [ Post a new message ] [ Search | Check update time | Archives: 12345678910 ]
Subject: Apa Akhirnya??


Author:
Julian_sarah00
[ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ]
Date Posted: 05:17:43 02/26/09 Thu GMT 0700

Tuhan mempertemukan kami tanpa sengaja..Berawal dari perkenalan temen ke temen..Tah knp tb2 nyambung..gua trus nyari..gitu jg sbliknya..sehari klo ga dgr kbr dia kaya ada yang kurang..Gua pikir biasa..seperti gua kangen tmn2 ato sobat2 gua yang laen..stlh berlibur kekota gua,bwt gua n dia jd tmbh deket..bwt gua dia sosok adik yang menyenangkan..harus dsayang..ga blh dsakiti sama sapapun..trus mmbuat dia mrsa nyaman n snang..bbrp lm pisah,gua mutusin maen kkotanya..sgt mnyenangkan..dsinilah awal smuanya..jiwa kami menyatu tanpa kami sadari..kami brusaha untuk menolaknya..menangis,dan berkata.."Kenapa hrs spt ini?Bkn ini yang kita mau.."kmipun tersadar bbrapa saat.. itu hanya ksalahan kcl..ga blh berlanjut..Hampir 1 bln bersama,mbuat kami saling bergantung..Gua plg dengan meninggalkan separuh nafas gua dkotanya..Ga sampai 1 bln,dia dtg ke kota gua lagi..sprti magnet yang saling menarik..tanpa kami sadari,kangen yang luar biasa itu mbuat kami terbuai..dan membiarkannya mengalir..saat bi2r kami bersentuhan..detak jantung yang luar biasa kencang..rasa kangen yang tak terbndung..trus..trus..dan trus..stlahnya..yang kluar dr bibir kami hanya kata "gua sayang elu..bgt!"..awal yang tak pernah kami rencanakan sama skali..rasa yang tumbuh kokoh ddalam sini bnr2 tak tergeser..yang gua tau..kalau gua bnr2 sayang dia,tulus..gua blum pernah ngerasa ktakutan stakut gua khilangan dia..takut khilangan yang maha dasyat..kdg bisa bwt jantung brenti sesaat..mmph..
Ga pernah terlintas dlm bnak gua ataupun dia..knp bs sprti ini jadinya..rasa yang salah dan mmg tdk seharusnya..semakin kwt gua tolak smakin sakit rasanya...kadang gua marah..knp Tuhan membiarkan rasa ini tumbuh dgn smpurna kalau akhirnya nanti nyakitin bwt gua atau dia..hanya ada airmata?gua ga tau akhirnya ini nanti spt apa..ujungnya nanti bgmana..
Yang gua tau..gua bnr2 sayang dia..dan gua jg bs ngerasain klau dia bnr2 sayang gua..
Skrg gua cm bisa berpikir.. gimana nanti..smntara kbanyakan orang berpikir..nanti gmana...

[ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ]

Replies:
[> Subject: re Julian Sarah00


Author:
lonely
[Edit]

Date Posted: 08:02:22 03/07/09 Sat GMT 0700

ikutan nimbrung ya. Yang pernah lu alami gw alami juga, jd
yang elu rasain juga pnh dan msh gw rasain. Gw ma doi juga berawal dari kecelakaan, tadinya gw mo nolong dia aja buat ngelupain mantannya yang notabene co, mereka pnh having sex, gw jd tempat sharing buat dia. trus sejalan wktu dia benci ma gw karena ngerasa gw sombong dan nyebelin. Dia ngindarin gw tanpa sebab. Dia benci gw tanpa sebab.

Tapi dia datang lagi dan langsung dekat lagi.

Kami ce tulen normal bukan L, dan ga pnh terbayang atau disadari kami tiba2 tercebur bgn. Berawal dari jalan bareng malam2 pulang ktj, gw antar jemput dia di kostnya. suatu hari kami main ke rumah teman, nginap di sana. waktu itu gw cm iseng cium keningnya, itupun sekilas. Reaksinya luar biasa. setelah malam itu kami tidak pnh terpisahkan.

kini sudah 2 tahun kami bersama, saling menyayangi dengan luar biasa tapi selalu kelahi dengan luar biasa pula. Masing2 sadar yang kami jalani ini ga benar. Masing2 ingin kembali ke kehidupan normal. Kami ingin memulai langkah hidup dari awal lagi,tapi ga bisa.

Akhirnya benci dan sayang berbaur jadi satu. Kami tidak bahagia bersama, tapi juga tidak bahagia jika berpisah.
Semua jadi serba salah. Kami terjebak. Dunia L tidak membuat kami bahagia. Bahagia sesaat jika lupa akan dosa, atau bahagia kalo bisa menghindari Tuhan. Karena pada dasarnya kami adalah orang2 normal yang tau L itu salah dan dosa, melawan takdir, melawan kodrat. Kalo kami mati, gimana kami di akherat? Mau kmana? Jika dunia menentang pa lagi surga, pasti ditolak.

Kalo waktu bisa diputar ulang, gw ga mau jadi L. Gw ga mau begini. Senang cuma sesaat, selebihnya sesat. Berbahagialah mereka yang masih bisa mengekang diri, lebih baik menahan diri dan jadi munafik dari pada terjebak kayak gw dan pasangan.

Jangan tanya seberapa sayang gw ma dia atau dia ma gw, kami rela memberikan hdp kami buat nunjukin sayang kami. Tapi rasa sayang buat apa? Bisa bikin kita kelak masuk surga? 2 tahun kami hdp bersama, gw rela ninggalin rumah hny untuk bisa hdp ma dia. Gw tau banget, Tuhan tidak penah mentolelir dosa yang dinikmati dengn sengaja. Sekarang tiap malam gw menderita, gw rindu rumah, rindu mom dad, rindu keluarga, rindu celotehan ponakan2 dan rindu bisa dekat lagi dengan Tuhan. Tiap malam gw insomia, bahkan kadang ga tidur sama sekali, didera rasa bersalah gelisah luar biasa, padahal besoknya gw kudu kerja.

Buat kalian, teman2 senasib...berpikirlah berkali2 sebelum ngalamin penderitaan spt yang gw alami. Bersyukurlah la;o kalian bisa menghapus jejak dosa dan bersembunyi dari Tuhan.
Tapi pertanyaannya, sampe kapan bisa begitu?

[ Post a Reply to This Message ]
[> [> Subject: Tuhan.......


Author:
alwaysLU
[Edit]

Date Posted: 11:28:28 03/19/09 Thu GMT 0700

Tuhan tidak pernah mentolerir dosa sekecil apapun.... Tapi di dalam kehidupan ini banyak hal yang menjadi misteri. Seperti apapun pilihan hidup kita dosa selalu ada... Baik heteroseksual ataupun homoseksual. Sah2 saja kalau ada yang mengatakan Lines itu dosa. Sah2 juga kalau ada yang mengambil pilihan itu dan menjalaninya.

Semua tergantung pada pribadi kita masing2.... Kita bisa menjalani pilihan apapun asal,,,,, jalani itu dengan BENAR. Terkadang kita sendiri yang sering membuat rancu atas pilihan kita. Tidak siap dengan keadaan, kebingungan.

Menjadi L tidak berarti kita harus meninggalkan keluarga. Dan harusnya kita tidak meninggalkan keluarga karena seperti apapun keluarga kita tetap keluarga kita. Kita tidak bisa memaksa orang lain untuk menerima pilihan kita. Terkadang orang hanya bisa memahami tapi belum tentu menerima. Penerimaan hanya bisa terjadi ketika mereka memahami bahwa pilihan yang kita ambil mempunyai dampak positif tapi itupun tidak menjamin bahwa mereka akan menerima.

Saranku ketika kamu jadi L jangan pernah meninggalkan keluarga walaupun aku tahu di antara teman2 juga pernah mengalami pergolakan yang hebat dengan keluarga sampai diusir ataupun tidak dianggap keluarga.

Tapi inti dari kehidupan adalah KEYAKINAN,,,,,,,Keyakinan akan adanya TUHAN, keyakinan akan adanya kehidupan, keakinan akan adanya cinta, keyakinan akan adanya harapan.

Agama hanya sarana dimana kita dibentuk untuk mempunyai keyakinan. Karena dari berjuta-juta manusia yang punya agama dan mengakui adanya Tuhan bisa dipastikan punya keyakinan yang sangat kurang.

Jadi yakinlah akan apa yang kamu jalani, akan pilihan yang kamu ambil tapi jangan pernah menyalahkan pilihan yang kamu ambil ketika masalah datang dalam menjalani pilihan itu karena ketika kamu merasa bersalah berarti kamu tidak punya keyakinan ketika menjalaninya. Tetapi ketika masalah datang yakinlah bahwa keyakinanmu sedang diuji dan kamu harus yakin untuk menjlani langkah selanjutnya...

Tapi ingant jalani keyakinan dengan benar.... dan kebenarna itu hanya Tuhan yang punya dan tugas kita hanyalah YAKIN bahwa apapun yang kita lakukan Tuhan yang menilai dan apapun yang kita lakukan semua itu adalah privasi kita dengan Tuhan bukan terhadap manusianya...

Selamat menjalani pilihan dan lakukan itu dengan benar dan keyakinan.........


GBUs

a l w a y s LU

[ Post a Reply to This Message ]
[> [> Subject: be...brave?


Author:
z
[Edit]

Date Posted: 08:19:09 04/14/09 Tue GMT 0700

ikut nimbrung aja ni,
mnurut Freud, manusia itu punya 3 unsur didalemnya, yaitu superego---ego---id
superego-tentang norma2, nilai, n aturan, salah satunya agama.
id-tentang keinginan naluriah qt, ato lebih simpelny segala kebutuhan ma keninginan qt.
nah qt tu ada diantaranya, yaitu ego, yang bisa berarti keputusan qt.
Freud bilang, buat hidup, ego hrs seimbang antara id n superego, soalnya kalo cuma condong ke satu sisi, superego misalnya, manusia itu g bisa hidup tenang n selalu gelisah o/ tekanan norma2 n aturan, sebaliknya kalo tlalu condong ke id, manusia itu bakalan semena-mena n euphoria.
jadi kalaupun superego ada, id qt harus tetep t'penuhi, en id qt ga bole melenceng dari koridor superego.
intinya, kehidupan duniawi emang sementara, tapi di sela sempitnya ada baiknya kalo qt bisa merasa nyaman.
jalanin sesuatu hrs ikhlas n pasrah meskipun qt tau qt salah, asal qt jgn penah ngraguinNya.
kalo pengen berubah,y berubah aja. manusia itu selalu berubah, dan selalu BISA berubah, krn yang kekal adlah perubahan itu sendiri selama manusia tetep ada.

life's only once, so make it worthied.

[ Post a Reply to This Message ]
[> Subject: tidak ada yang salah


Author:
alwaysLU
[Edit]

Date Posted: 23:54:42 03/07/09 Sat GMT 0700

Ketika cinta datang kita cenderung merasa bahwa kita pasti bisa menjalani pilihan kita. Tetapi ketika segala sesuatunya menjadi semakin complicated dan kita harus mengambil pilihan terkadang kita lupa akan apa artinya cinta. Aku tidak tahu apa yang terjadi di antara kalian tapi aku yakin kalian saling mencintai. Jangan pernah mennyimpulkan apa yang kalian jalani adalah sebuah kesalahan karena cinta yang tulus bukanlah kesalahan. Tuhan tidak menciptakan rasa cinta untuk saling menyakiti. Cinta adalah sebuah anugerah yang tidak bisa dinilai dengan apapun. Seperti apapun kondisi kalian biarkan cinta itu tetap ada. Tuhan juga tahu mana umatnya yang mampu mencintai dengan tulus.

Aku simpati dengan keadaan kalian. Sekalilagi, sorry banget aku tidak tahu kondisinya yang jelas. Kesalahan adalah untuk orang-orang pecundang. Ketika segala sesuatunya di luar kemauan kita seringkali kita bertanya kepada Tuhan "Kenapa Tuhan?". Pertanyaan yang sering keluar dari mulut semua orang termasuk aku sendiri. Tapi Tuhan tidak akan memberikan jawaban begitu saja. Kamu hanya perlu mencarinya bukan di buku, bukan di internet, bukan pada orang lain, tapi carilah jawaban itu di hatimu dan di hatinya. Karena hanya kalian berdua yang tahu sebesar apa rasa cinta yang ada pada diri kalian berdua. Sebenarnya hidup adalah pilihan. Semuanya pilihan... Namun adakalanya kita harus mengambil pilihan yang sebenarnya kita juga tidak mau tapi keadaan tidak mendukung kita. Hidup memang terkadang pahit bahkan sangat pahit melebihi dari apa yang tidak kamu duga sebelumnya. Tapi percayalah di balik amarah kita terhadap situasi yang kita jalani dimana segala sesuatunya begitu berat, begitu sulit ada satu suara yang harus kita dengar yaitu hati nurani kita karena itulah yang paling jujur. Jujur bahwa kamu masih mencintainya dan dia juga masih mencintaimu. Hal yang paling tidak bisa kita lakukan adalah menipu diri sendiri. Bersyukurlah kamu kalau masih ada orang yang mencintaimu dengan tulus karena untuk masalah CINTA, banyak orang yang bisa jatuh cinta, banyak orang yang bisa mendapatkan cinta dan bahkan jatuh cinta berkali-kali tapi sangat jarang orang bisa mendapatkan KETULUSAN CINTA.

Saranku jangan menyerah pada keadaan, jangan menyerah karena pilihan yang harus diambil, tapi lihatlah hatimu dan hatinya seberat apapun pilihanmu setidaknya dia tetap mencintaimu apa adanya. Sesulit apapun yang kalian jalani ke depan kamu tetap memiliki hatinya. Hanya segelintir orang yang bisa mendapatkan semua itu, jangan menangis karena sebenarnya cinta itu indah.

Berikan penghargaan pada hatimu dan hatinya yang sudah sangat jujur terhadap cinta. Bukan masalah "gimana nanti ataupun nati gimana". Tetapi masalahnya masih maukah kamu meiliki cinta itu dengan cara yang berbeda. Masih maukah kamu merasakan cinta itu kamu miliki sampai akhir hidupmu? Meskipun bibir dan hati tidak akan bisa sama.

Kenapa kalian dipertemukan adalah pertanyaan yang tidak perlu dijawab karena kalian dipertemukan untuk saling mencintai, keapa akhirnya seperti yang kalian alami karena kalian masih saling mencintai. Kalau kalian tidak saling mencintai tidak mungkin ada airmata.

Jangan pernah menolak rasa cinta itu karena akan semakin sakit. Biarkan hatimu tetap mencintainya dan biarkan dia tetap mencintaimu karena itu adalah pilihanmu dan pilihan dia. Tapi jalani semua itu dengan kesungguhan. Apapun yang terjadi di antara kalian aku yakin ketulusan cinta tidak akan pernah ternilah harganya. Jangan pernah berubah terhadap dirinya selama dia masih saling mencintaimu karena tidka mudah buat manusia untuk mencintai dengan tulus. Itu lebih sulit dari segala hal di dunia ini, itu lebih butuh pengorbanan yang lebih dari apapun di dunia ini dan itu tidak akan bisa didapatkan dengan apapun kecuali rasa cinta yang kuat.

Ada beberapa hal yang tidak bisa kembali dalam hidup ini. Setelah batu dilontarkan batu itu tidak bisa kembali, setelah kata-kata kita ucapkan, kesempatan setelah hilang dan waktu setelah itu berlalu.....
Jadi....ingatlah semua kata-kata yang telah kamu ucapkan padanya dan yang diucapkan padamu. ingatlah kesempatan yang telah diberikan Tuhan kepada kalian untuk saling mencintai, dan ingatlah waktu yang telah kalian lewati bersama. Jangan sampai kalian kehilangan semua itu karena terlalu berharga sebuah ketulusan ditiadakan karena sebuah pilihan.

Semoga kalian menemukan cara terbaik bagaimana menjaga cinta kalian walaupun kalian berada dalam satu kondisi pilihan yang kalian tidak mau....


A l w a y s L U

GBUs

[ Post a Reply to This Message ]
[> [> Subject: Lesbian adalah dosa


Author:
Merenung
[Edit]

Date Posted: 17:44:24 03/19/09 Thu GMT 0700

gw saat ini lagi berjuang bgt buat mengakui bahwa lesbian itu adalah dosa. Jujur gw sering menyangkali kebenaran ini. Tp gw tahu agama manapun melarang ceweq sm ceweq berhubungan layaknya laki2 dgn perempuan. Dlm dunia belok gw bukan org baru, gw hrs akui gw gak bahagia. Seneng sesaat..tp lbh byk sedihnya, sakitnya, dsb. Gw tahu gak mgkin gw bahagia jalanin semua ini. Gw menipu diri sendiri, krn sesungguhnya batin gw tersiksa. Satu sisi gw perlu ceweq dalam hdp gw..rasanya nggak bs hdp kalau tdk ada pasangan, tp satu sisi lagi gw aku mana yg benar. Sampai skrg gw masih belum bs menentukan mana yg hrs gw ikuti, ikuti kata hati gw atau ikuti perintah Tuhan.Bbrp hari yg lalu gw sempat chatting sama seseorang, gw add dia dari Voy forum ini, dia sesungguhnya belok tapi dia lebih memilih untuk mentaati kebenaran agamanya daripada mengikuti kata hatinya. Menurut dia berat bgt tp dia berjuang dgn sungguh2 dan mmg berhasil. Dia merasa bahagia krn dia bisa melakukan itu. Menurut dia hidup ini cuma singkat, dan yang panjang adalah di akherat sana, dia tidak mau sia2 kan hidupnya dengan mengejar kesenangan sesaat yang akan menyiksa dia selama2 nya. Dari gw chatting sama dia gw jadi mikir..antara bingung, bimbang, ingin lanjutin atau tidak kata hati ini??? Gw bertanya2 dalam hati gw sendiri seandainya gw hdp tanpa ceweq..sanggupkah? apakah lebih baik gw sendirian aja seumur hdp gw? demi Tuhan yg gw akui dlm hdp gw?? tp kembali lagi..sanggup juga kah?? Gw punya teman2 banyak dan tiap mlm gw chatting sama bbrapa dari mereka, ketawa2, ngobrolin berbagai topik, saling ledek, saling suka, dsb.Tapi akhir2 ini gw ngrasa apakah semua itu ada gunanya buat gw?? gw cuma bahagia sesaat lalu hilang begitu saja rasa itu. Kdg gw bertanya apakah karena berhubungan sesama belok dilarang sama Tuhan jadi nggak bisa ada rasa bahagia yang menetap ya? Mmg pusing juga kalau mikir gimana nantinya tapi apakah tidak lebih baik mikir gimana nantinya mmg? karena itu yg mmg nggak bisa kita hindari. Kalau skrg gw jujur dgn diri gw sendiri, gw lagi ada di persimpangan jalan..mau lanjutin atau gw berhenti dan hidup sendiri. Semoga bbrapa hari ini gw dapat jawaban dan bisa buat keputusan akhir. SEMOGA.

[ Post a Reply to This Message ]
[> [> [> Subject: just be yourself


Author:
alwaysLU
[Edit]

Date Posted: 08:42:06 03/29/09 Sun GMT 0700

Teman..... Jangan pernah salah mendengar suara hati. Karena suara hatilah yang paling benar. Aku tahu sulit untuk menghubungkan antara L dengan agama yang menganggap L adalah dosa. Aku tidak berani lancang untuk bicara tentang L adalah dosa.

Tapi untuk pribadiku sendiri jadilah dirimu sendiri. Seperti yang kukatakan sebelumnya semua itu adalah pilihan. Ketika kamu merasa jadi L malah membuat hidupmu jadi tidak nyaman dalam arti kamu merasa hidupmu kosong ataupun kamu merasa tidak bahagia aku rasa lebih baik kamu memberi waktu untuk dirimu dan mancari tahu apa yang kamu mau.

Aku tidak bermaksud untuk membuat teman-teman yang merasa berada di persimpangan jalan yang memilih antara agama dan L untuk mau mempertimbangkan supaya lebih memilih jadi L. Tapi aku yakin di dalam dunia ini semua orang berhak bahagia dengan cara yang benar. Sulit memang menggabungkan 2 hal ini. Ketika seorang L mengalami begitu banyak masalah dalam relationshipnya seringkali mereka introspeksi dan orientasi diri dan bilang "sebenarnya apa gunanya kujalani pilihan ini kalau akhirnya berpisah. sebenarnya untuk apa semua yang telah dilewati kalau harus berakhir karena tidak ada penerimaan dari sekeliling kita. kenapa kita malah mengambil pilihan yang sulit yang buat kita berurai air mata dan bahkan terkadang tidak menghargai hidup".

Jawabannya hanya pada diri kita sendiri... Hanya kamu yang tahu apa yang terbaik buat dirimu. Kalau kamu merasa ini adalah sebuah dosa yang membuat hidupmu tidak tenang tinggalkan semua ini tapi kalau kamu merasa bahwa tidak ada yang salah dengan cinta dan dimana menurut pribadiku ini hanya masalah orientasi seksual yang tidak bisa diterima oleh masyarakat karena hawa tercipta oleh adam dan tidak bisa punya pilihan lain.

kalau masalah kesenangan sesaat aku rasa kaum heteroseksual juga merasakan hal yang sama. Banyak juga teman-teman straightku yang merasa hidupnya hampa, semua sudah dimilikinya, keluarga yang harmonis, pekerjaan, dll. Tapi itulah manusia, kita sering diliputi rasa "kurang". Kita sering mencari apa yang kita inginkan dan begitu tercapai kita akan mencari yang lain. Dan tiu hal yang wajar selama itu ke arah yang positif.

Satu hal yang aku petik dalam hidupku,,,, siapapun kamu,,,,,ada 1 hal yang tidak boleh kamu tinggalkan. Ada 1 hal dimana kamu harus berpedoman dan menyerahkan segala persoalan hidupmu, yaitu TUHAN.... Siapapun kamu, serahkan semua kepadaNYA. Karena hanya DIa yang bisa membantumu mengisi kekosonganmu. Ntah kamu hetero atau homoseksual hanya DIA lah yang bisa mengisi kekosonganmu di kala kamu bimbang.

Pasti kamu berpikir kalau dihubungkan dengan Tuhan berarti harus meninggalkan L. Bukankah agama melarangnya???

Ntahlah, semua itu juga masih menjadi misteri bagiku. Tapi aku yakin selama aku menyerahkannya kepada Sang Pencipta. I AM L and i'm proud being L. Aku bersyukur... Kenapa? Karena selama aku jadi L akhirnya aku tahu seperti apa rasanya sebentuk CINTA yang TULUS, seperti apa aku merubah pandanganku terhadap cinta, seperti apa aku akhirnya tahu bagaimana rasanya menahan diri dari keinginan kita dimana kita selalu ingin berada di samping orang yang kita cintai, di kala dia bahagia ntah karena keberhasilannya akan pendidikan dan pekerjaannya dimana seharusnya seorang partnerlah yang ada di sampingnya tapi kita harus menahan diri karena mungkin keberadaan kita dipertanyakan, di kala dia sakit dan kita ingin merawatnya dengan penuh cinta tapi kita tidak bisa karena keluarganya akan bertanya "siapa dia", di kala mungkin senyum pertamanya akan kesuksesan hidupnya bukan kita yang melihat, mungkin sahabat-sahabatnya, di kala raut wajahnya sedang gundah mungkin bukan kita yang jadi orang pertama yang melihatnya dan bertanya "ada apa denganmu".

Aku bersyukur kepada Tuhan atas peranku ini, karena tidak semua orang seberuntung kita, belajar untuk mencintai seseorang dari hari dan kesabaran. Belajar mencintai partner kita dengan cara yang berbeda. Belajar untuk menerima di kala kita harus berpisah, belajar untuk menentukan apakah kita ingin menyimpan cinta itu ataukah melanjutkan untuk cinta yang lain. Belajar untuk melihat hidup ketika kita sendiri dan merasa "i'm alone" dan ketika waktu itu tiba kita hanya bisa bersujud memohon petunjukNya supaya kita diberi kekuatan untuk melewati hidup kita hari demi hari dengan cinta yang tidak bisa kita miliki tapi bisa kita rasakan. Keikhlasan itulah yang akan membuat hidup kita tenang.... Doa dari hati yang penuh cinta dan ketulusan pasti akan didengarkan olehNya. Dia tidak tuli, Dia tidak buta.

Jadilah dirimu sendiri, siapapun kamu, kuncinya adalah KEYAKINAN. Siapapun kamu penuhilah hidupmu dengan cinta. Sulit memang tapi itulah hidup. Terkadang hidup tidak perlu dianalisa, terkadang hidup hanyalah untuk dijalani. Tawa, air mata adalah bagian dari hidup. Dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan, dan ketika rasa sakit yang sesakitsakitnya kamu alami kamu akan tersenyum "semua telah berlalu, hanya cinta yang ada di hatiku".



GBUs

[ Post a Reply to This Message ]
[> Subject: Lesbian = dosa?


Author:
j3kiy
[Edit]

Date Posted: 21:52:49 03/30/09 Mon GMT 0700

Halo semua, cuma mo ikut urun pendapat...

Sempat juga gw mengalami fase konflik antara gw ga bisa menahan diri untuk mencintai wanita dan takut dosa. Tapi yang menentukan kita dosa itu siapa sih?

Ada seorang teman saya yang bertanya ke salah satu tokoh spiritual Anand Krishna, "Apakah homoseksualitas itu dosa?" Dia menjawab, dosa itu sebenarnya ditentukan oleh manusia sendiri. Inti dari semua agama adalah kasih. Kalau anda mengasihi seseorang tapi anda merasa itu berdosa ya jadinya anda berdosa, dan jangan memaksakan diri karena akhirnya anda akan tersiksa sendiri. Tapi kalau anda tidak merasa berdosa dan merasa nyaman, ya dijalani saja. Jadi kita manusia tidak perlu mengecap ini dosa, itu dosa, itu adalah hak prerogative Tuhan. Kalau merasa ngga cocok atau berdosa ya jangan dijalani. Dan terpenting jangan juga menghakimi orang lain.

Gw rasa itu betul juga. Sesudah akhirnya gw menerima diri gw yang memang lebih tertarik dengan wanita, gw tetap merasa Tuhan masih mengasihi gw. Gw yakin meskipun kebanyakan hubungan cewek-cewek berakhir sad ending, tapi ngga ada yang perlu disesali. Dan gw juga yakin pasti ada rencana Tuhan dibalik semua kesenangan dan kesedihan hidup ini.

Utk Julian, gunakan waktu yang ada untuk sepenuhnya mencintai orang yang kamu sayangi, jangan disia-siakan dengan rasa sesal, rasa bersalah atau memikirkan kesedihan di masa akan datang. Coba juga untuk menyempatkan waktu setiap hari untuk berkonsentrasi pada Tuhan, berbincang-bincang dengan Tuhan, lebih mengenal Tuhan, lama-lama kamu akan tau apa rencana Tuhan untuk kamu. *wuih kayak kasih khotbah aja* Tapi bener koq, I've been through this, too. Oh ya, coba baca buku "by the flowing river, Paulo Coelho" banyak tulisan2nya tentang hidup yang bisa dijadikan pemikiran.

GBU
- jekiy -

[ Post a Reply to This Message ]
[> Subject: hai


Author:
vennywang
[Edit]

Date Posted: 02:43:59 03/31/09 Tue GMT 0700

apa yg dikatakn AlwaysLU tuh benar...apapun pilihan yg kita ambil dan kita jalani di dunia ni kunci-nya adalah KEYAKINAN..... krn segala sesuatu yg dijalani dan dilakukan dg ragu2 hasil-nya selalu tidak memuaskandan membahagiakan.

jadi apapun itu pilihan hidup mau jadi GLBTIQ atau hetero.maka-nya jalani dg sepenuh hati maka pasti akan berhasil.

Hasil Dosa hidup di dunia ini semua ada misteri dan karma-nya.ada kehidupan maka ad karma.ada karma adapula dosa dan kebenaran.......dan sepanjan kehidupan manusia tidak akan pernah habis perdebatan antara yg BENAR dan DOSA.

Inti-nya apapun keputusan kita maka kita siap menghadapi setiap resiko yg ada..........Inilah Hukum alam yg trus bergulir dr jaman dulu sampe jaman muktahir sekarang.

[ Post a Reply to This Message ]
[> Subject: Be Yourself


Author:
Bonnie
[Edit]

Date Posted: 13:25:24 04/14/09 Tue GMT 0700

Julian & Lonely,

Menjalani hidup itu acuannya banyak, Agama bukan satu2.
Kita semua berharap apa2 yang jadi acuan hidup itu benar adanya, penafsiran atas ajaran agama itu tidak bias. Pada kenyataannya yang menafsirkan ajaran agama juga manusia.

Kita semua berharap, apa yang kita tahu sekarang itu yang paling benar. Kenyataannya sejarah memberitahu kita hal yang sebaliknya. Manusia berubah, mendefinisikan ulang setiap kali apa yang dianggapnya paling benar. Ada masanya orang-orang yang melahirkan ajaran baikpun dihukum mati.

Memang akan sangat mudah jika dalam hidup ada garis yang tegas antara semua nilai itu. Jadi kita tahu dengan pasti, mau ambil sikap apa dan mau bagaimana. Tapi benarkah demikian? Kenyataannya setiap manusia hidup untuk mengolah semua itu dan menentukan mau jadi manusia macam apa kita dengan pilihan-pilihan yang kita ambil dan memperjuangkan kebenarannya.

Kenyataannya manusia homoseksual bukan manusia jenis baru. biasa, tidak biasa, dosa, tidak dosa itu sejarah pemahaman yang dicatatkan manusia juga. Aku memilih melihat diriku sendiri seobyektif mungkin. Memilih jujur menjadi diri sendiri, tanpa menghakimi, tanpa penolakan. Aku bukan manusia sempurna. Cuma manusia biasa aja yang punya juga sisi buruk. Tapi aku cukup tahu akan nilai2 kebajikan dan bukan manusia yang jahat.

Salah satu dari sekian banyak tujuan hidup yang aku inginkan adalah hidup bersama dengan orang yang aku cintai dan mencintai aku. Lainnya aku hanya punya kehidupan yang layak, saling menghormati dengan pasangan, keluarga batih dan masyarakat. Bisa jadi orang yang jujur, adil, dan bisa berdamai. Sekali lagi, aku bukan manusia yang sempurna, tapi aku cukup tahu bahwa aku juga bukan orang yang jahat, manipulatif dan masa bodoh. Dengan segala keterbatasanku aku memiliki keinginan membahagiakan pasangan, orang tua dan orang sekelilingku yang aku sayangi.

Aku lesbian, artinya aku hanya mampu mencintai sejenis. Bukan semua orang yang sejenis, hanya satu orang yang kebetulan sejenis yaitu pasanganku. Menginginkan kehidupan berkeluarga bersama dia hingga akhir hayat kita. Kalau itu berarti meminta terlalu banyak atau bahkan dosa? Maaf, aku ngga setuju juga. Buatku ini perjuangan hidupku.

Aku sudah melampaui banyak ujian dari mulai pendidikan, karir maupun ujian moral kehidupan, semuanya bagian perjuangan memaknai hidup. Akhirnya banyak orang juga tidak bisa menyepelekan pencapaian aku begitu saja, sekalipun aku lesbian, begitu juga terhadap pasanganku. Kalaupun ada orang yang tetap berfikir demikian, alasannya mungkin bukan orientasi seksual lagi, mungkin sirik aja. Kalau sudah begitu, ya itu problem mereka, bukan aku atau pasanganku.

Orang yang bijak tidak akan menilai apapun dalam hidup ini dengan serampangan. Kebahagiaan itu bukan sesuatu yang diberikan, tapi diperoleh. Semua orang harus berjuang dalam hidupnya agar mereka bisa berbahagia. Semua orang tidak terkecuali lesbian. Masalah kita hanya sedikit berbeda tapi pada dasarnya sama. Jika kita tidak mampu melakukannya, mungkin, sekalipun kita heteroseksual, kita juga manusia yang tidak akan pernah bahagia.

Good luck!
Bonnie

[ Post a Reply to This Message ]
[> Subject: setuju


Author:
always_lu
[Edit]

Date Posted: 04:05:29 04/15/09 Wed GMT 0700

Setuju.......

Apa yang dibilang Bonie benar

GBUs

[ Post a Reply to This Message ]
[> Subject: Astaga!!


Author:
darkiesEnjie
[Edit]

Date Posted: 22:46:06 04/15/09 Wed GMT 0700

1. Aku gak habis pikir, kenapa harus pake ref dari Freud segala..he is a cunt, he hates women.
2. Acuan dalam hidup? klo kita merasa bahwa kita lebih baik dari Tuhan dan merasa bahwa agama ini atau agama itu telalu berat untuk dijalankan/tidak sesuai dengan keinginan kita sehingga berakibat merusak kejiwaan kita..., well masih banyak juga pilihan dalam hidup toh.
3. Klo sudah 'CINTA' dosa pun terasa manis, makanya ada istilah cinta terlarang? ada brapa macam dosa? 7 deadly sin. pokoknya kita tidak melanggar 10 perintah Allah, aturan2 dalam Al Quran, kita terbebas dari dosa. kalopun ada di dalam bible dan Quran yang mengharamkan hubungan sejenis, kita selalu bisa pakai kata CINTA sebagai pembenaran, dan kita manusia, dan kita tidak luput dari dosa. karena CINTA kita fana,cinta sejati tuh hanya milik Tuhan. Kalopun ternyata ditujukan kepada sesama jenis kita, itu pun hanya sedikit dari belas kasihnya yang Maha Besar. Klo kita kena insomnia, keganggu kejiwaan, selalu merasa berdosa, itu karena kita kurang bersyukur aja. Coba deh kita bersyukur masih bisa dikasih rasa mencintai walau itu ke sesama jenis, coba deh kita belajar mencintai dengan rasa tulus ikhlas, kita gak akan terjebak di dilema rasa bersalah yang menurut aku gak perlu dan menyusahkan diri saja.
4. Heaven and hell is about the state of mind. rahasia Tuhan tetaplah menjadi rahasia Tuhan, siapa kita berani menguaknya??
5. Keyakinan itu personal, agama itu universal, bagaimana menjadi personal yang spiritual saat hidup di dunia itulah yang kita coba lakukan, dan itu butuh proses.

that's it for now,
:p

[ Post a Reply to This Message ]
[> Subject: Bener


Author:
Q
[Edit]

Date Posted: 06:21:10 05/29/09 Fri GMT 0700

Okey......, gwe stuju bngt...

[ Post a Reply to This Message ]


VoyUser Login ] Not required to post.
Post a public reply to this message | Go post a new public message
Note: This forum is moderated -- new posts are not visible until approved.
* Notice: Posting problems? [ Click here ]
* HTML allowed in marked fields.
Message subject (required):

Name (required):

  Expression (Optional mood/title along with your name) Examples: (happy, sad, The Joyful, etc.) help)

  E-mail address (required):

Type your message here:

Choose Message Icon: [ View Emoticons ]

Note: This forum is moderated -- new posts are not visible until approved.

Notice: Copies of your message may remain on this and other systems on internet. Please be respectful.

[ Contact Forum Admin ]


Forum timezone: GMT-7
VF Version: 2.94, ConfDB:
Before posting please read our privacy policy.
VoyForums(tm) is a Free Service from Voyager Info-Systems.
Copyright © 1998-2008 Voyager Info-Systems. All Rights Reserved.