|
[> Subject: Terlalu pagi
|
Author:
Bonnie
[Edit]
|
Date Posted: 13:20:47 10/22/07 Mon GMT 0700
Eslhi,
Kalau benar jodoh (atau cinta sejati?) kalian akan selalu bersama, apapun yang terjadi... Kalau dia nggak mau lagi, mungkin harus dipikirkan ulang, apakah dia benar2 cinta sejati kamu?
Hidup terlalu singkat, mengukur (atau menghargainya) hanya sebatas cinta dalam berpasangan rasanya agak merendahkan. Mencintai orang lain adalah secuil bagian dari mencintai kehidupan, termasuk diri sendiri. Rasanya tidak ada siapapun yang ingin menolak cinta sejati, tapi buatku kebahagiaan sejatilah yang memberikan makna untuk hidup kita yang satu kali ini. Orang lain akan datang dan pergi, dengan cara atau alasan yang berbeda-beda, termasuk kematian. Kebahagiaan sejati tidak tergantung siapa yang hadir atau apa yang kita miliki. Nilainya relatif sekali. Pernah merasakan cinta yang dalam (walaupun akhirnya kehilangan) juga sesuatu yang harus disyukuri, karena jatuh cinta tidak bisa dipilih, kita hanya "terjatuh" tanpa tau kapan dimana dan sama siapa. Berbalas? itu nilai tambah. Berdua sampai akhir hayat, itu bonus. Ada orang bijak bilang: mencintai adalah menerima apa adanya, tidak egois, apapun adanya dia dia dan apapun yang dipilihnya. Jika kamu memang sangat mencintainya dan percaya kesejatian cinta kamu pada dia, menghargai pilihannya juga menunjukkan cinta kesungguhan cinta kamu.
Apapun yang datang pada kehidupan kita, termasuk cinta, seharusnya mematangkan kita, membentuk dan menyiapkan kita untuk menjadi lebih baik. Mungkin cinta yang lebih baik? Siapa tahu? Kematian adalah bagian takdir yang tidak terelakkan, nggak perlu dicari akan datang juga jika sudah waktunya. Tapi jika belum waktunya, apapun yang kita lakukan kita akan tetap hidup dan "merasa." Pilihannya? Jadikan hidup itu sesuatu yang lebih baik tiap kali, hingga waktunya nanti. Kalaupun waktunya tiba, akhiri dengan baik, damai dan indah. Menurutku kebahagiaan itu personal, bukan pemberian, bukan karena orang lain, bukan karena hal lain diluar perasaan dan pikiran kita. Jadi, berbahagialah, karena kita diberi kehidupan ini dan dapat merasakan cinta.
Salam,
Bonnie
[ Post a Reply to This Message ]
|
|