[ Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
] Date Posted:23:06:15 07/02/07 Mon GMT 0700
Ummm...mungkin temen2 disini pernah punya yang namannya "mantan kekasih".
ya "mantan kekasih" or ex gF. sering kali aq denger cerita kalo akibat dari putus itu dikarenakan oleh ex GF atau sephia2 lain dan kasus2 lainnya jg.bisa bayangkan kalo seumpama jarak antara GF kita tu jauh dan maybe kita disini masih sekost sama mantan kita dan dy disna msh deket sm mantannya, masing2 masih berinteraksi dan masih berkomunikasi.
cerita-cerita lalu bersama sang mantan mendiskripsikn ketakutan2 dan kekawatiran kalau dy "bermain sembunyi2" sebaliknya dy pun berfikir seperti itu.
-Kira-kira apa yang akan temen2 lakukan untuk mengatasi rasa ketakutan kehilangan dan kekawatiran dy bisa berpaling dari kita??
nah, kita sama2 kawatir..
tapi masih saja kita memberi ijin (dengan sangat terpaksa) untuk dy ke tempat mantannya, alasannya karena gak mau ngekang, dsb..namun dibalik semua itu ada perasaan tidak terima atau apalah...kalo kita ngga ngebolehin dy ketemu dengan mantannya dia aka berbalik alasan kalo kita disini juga deket dg mantan kita (nah lo bingungkan???)simalakama...karena selalu diblikan kondisinnya.
lalu..tanpa sebab kita marah, gak tahu alasannya, merasa dia tak menghargai kita dan menyerang kita dengan logika-logikanya..
basicnya "kejujuran" yang dia omongkan kekita kalo gak ada apa2 tak dapat membuat hati kita merasa tentram karena ada "JARAK" yang mebentang antara kita dan GF kita.
-apa yang temen2 lakukan untuk mengatasi ketidakprcayaan antara kita dan GF kita??
-apa mantan gak bisa jadi temen??
-apa yang akan temen2 lakukan agar GF kita megerti kalo kita sangat mencintai dirinnya dan tidak ingin kehilangan dirinnya kalo seumpama kita melarang dy ketemu dg mantannya??
-bagaimana sikap temen2 kalo ternyata GF kita tidak mau dilarang untuk ketemu dengan mantannya karena tidak ada alasan yang masuk diakalnya???
kalo aq...
jujur belum bisa mengatasi rasa kawatir dan ketakutan itu..kadang2 merasa sangat menyesal membrikan ijin untuk dy pergi maen ketempat mantannya untuk kedua kalinnya..ya karena pertemuannya yang pertama membuat aku kecewa dengan sikapnya dan hal itu terjadi lagi dipertemuan yang kedua meski gak terlalu fatal si menurut qu. pada dasarnya aq gak bermaksud mengekang toh aq memberi kebebasan untuk dy bergaul dg siapa aja.
mengatasi ketidakpercayaan aku sangat berusaha sekali medapatkannya dari dia dan sebaliknnya.saat ini lagi berusaha membangun kembali..
kalo Mantan jadi temen???
ya itu bisa! tapi bukan temen untuk GF kita, Mantan akan menjadi bayangan GF kita hqhqhqhqhq....
cara mengatasinya agar mantan bisa jadi temen dy juga, kita kenalin aja mantan kita sama GF kita dan biarkan mereka akrab dan menjadi sahabat...tapi tau ah...!hqhqhhq.
'bagi qu perasaan tak memiliki alasan logis, sama seperti Cinta tak ada alasan untuk mengatakan "aku cinta padamu..!"karea perasaan memang mengatakan seperti itu..'