| Subject: Tanpa Judul |
Author: Mj
| [ Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
]
Date Posted: 01:27:15 10/22/07 Mon GMT 0700
Tulisan 1
dosa yang sudah saya perbuat
Dan saya akan mati dengan semua dosa dosa itu
Jika itu memang disebut dosa… ( benar –benar dan Titik )
Jika sudah tidak ada pilihan lagi untuk semua perbuatan yang disebut “Dosa” itu maka,
Saya tidak pernah menyesali perbuatan itu…
Saya, manusia dengan segala keterbatasan dan kelemahan dengan ciptaan dari debu dan akan kembali ke debu bila sudah tiba waktunya Hidup jangan disia – siakan dengan begitu saja ( klise ), seringkali saya melihat banyak orang yang membuang hidupnya dengan percuma, dengan tanpa pilihan atau dengan pilihan yang salah. Jika dunia yang saya pijak ini benar dan tanpa dosa, semua terlihat putih dan bijaksana, semua manusia dengan tanpa dosa dengan semua pilihan yang baik, maka saya mungkin satu – satunya orang dengan pilihan yang salah, dan saya tidak pernah untuk menghakimi diri saya bahwa pilihan yang sudah saya ambil adalah salah.
Selama hidup, selama itu juga adalah pilihan. Selama masih bernafas dan selama ‘kran’ itu belum ditutup maka semua nya adalah pilihan, entah itu benar atau salah, entah itu baik atau buruk..
Dan saya berada diantara nya….
Saya, perempuan 25 tahun dengan rupa yang tidak begitu cantik bahkan kalau dinilai saya adalah perempuan yang tidak pernah dewasa dalam penampilan, itu jika saya dipandang dari sudut feminitas sebagai seoang perempuan yang menolak untuk menjadi ‘tua ‘, saya terus bermimpi dan bermimpi dan meterjemahkannya dalam rupa gadis berusia 20 tahun yang selalu ingin tampil seperti abg yang baru jatun cinta dan ingin mempunyai pacar…., akan tetapi ada satu rahasia yang terdalam dari sisi saya yang gelap dan tidak perlu untuk diketahui oleh siapapun, saya dengan sisi yang gelap itu dan saya sangat menikmatinya.
Sisi yang gelap yang akan selamanya tersembunyi dan tidak akan pernah terbuka atau menjadi terang dan dunia seolah olah harus tertawa, apakah itu perlu menjadi bahan tertawaan jika menjadi terang?
Sisi lain dari setiap kehidupan, saya sering memandang remeh dengan kehidupan yang gelap tadi, dan saya adalah munafik jika saya memandangnya seperti itu. Karena banyak dari sekian milyaran manusia di bumi ini yang mempunyai sisi yang sama dengan sisi saya yang gelap tadi, Cuma tidak mau ditau dan bersikap munafik dan berpura-pura sempurna padahal tidak. Kata simplenya adalah ‘ membohongi diri sendiri’ dan akan terus menerus seperti itu…
Saya tidak menyalahkan kalau saya lahir dibagian bumi yang masih ‘perawan’, malu dan takut itu campuran yang sempurna, malu kalau ditau saya ini ‘xxxx’… takut kalau ketahuan saya ini ‘ xxxx…’ mati saya dah!!
Perilaku yang terlalu dibuat – buat dan moral yang katanya ‘setinggi langit’ …Puih..!!!, belum lagi ‘ajaran agama’ yang katanya itu ‘Dosa’ ini ‘Dosa’ semua yang “ bla..bla…” adalah Dosa!!! Jadi menurut anda apa yang bukan dosa? Mencuri, perkosa, jambret, copet, bukan dosakah??? Yang bagaimana yang disebut sempurna dan tanpa dosa???
Aneh!, dunia seperti tidak punya bahan untuk mencela, dan semua hal dijadikan celaan, Puih! Terlalu sepele kalau saya menyebut seperti itu ya? Ok, baik saya bermimpi lagi, saya berada dibagian bumi yang sudah tidak ‘perawan’, dimana hukum moral dan agama bukan apa- apa, hanya kiasan saja untuk sekedar disebut manusia yang punya moral dan bukan manusia purba yang kanibal dan tanpa hukum, agama dan moral . tetapi…??? Toh yang disebut bermoral tinggi dan punya agama dan hukum yang k uat itu, tetep saja 50 persen itu perhitungan acak saya yang bisa menerima keadaan yang gelap dari diri saya… sebagian menolak dan menolehkan muka dan berkata ‘Jijik’! Ih..!!
Baik. Jadi sisi yang gelap tadi adalah ‘jijik’?? jijik untuk dipegang, didengar, disesapkan atau…???
Jika ini hal yang menjijikkan mengapa ‘dia’ ada dimuka bumi ini dan menghinggapi 40 persen manusia?? Seharusnya ‘penyakit’ atau ‘virus’ ini sudah dierase dari muka bumi ini, karna ‘disebut’ wabah yang menakutkan!
Benar, sudah dierase waktu jaman purba, ‘Sodom dan Gomora’ ditunggang balikkan seperti orang yang menghapus tai dipinggan dihapus sampai bersih tanpa noda sedikitpun. Toh, ‘virus’ ini masih menyebar sampai hari ini bahkan menghuni hampir sebagian pikiran manusia, termasuk saya…
Waktu saya berusia 7 tahun sampai dengan 15 tahun saya jarang bergaul dengan laki –laki saya berada disekolah yang khusus kaum perempuan, dan saya sangat malu dengan laki – laki , saya melihat laki – laki seperti ‘barang baru’ dan ‘ alien’ yang aneh , saya juga tidak dekat dengan ‘Bapak’ saya. Jadi 80 persen kehidupan saya dengan perempuan. Buat saya perempuan adalah sesuatu yang ‘manis’, ‘indah’, dan ‘lembut’ sesuatu yang jauh…sangat jauh berbeda dengan laki- laki, buat saya laki – laki tidak punya keindahan apapun dalam ‘tubuh’ maupun ‘penampilan’ dan saya tidak suka dengan ‘bau’ mereka yang ‘keras’ dan ‘nyegit’ ini pendapat pribadi saja.
Haid pertama umur saya 14 tahun, tubuh saya bongsor dibandingkan dengan teman – teman sebaya. Tubuh saya lebih cepat dewasa dari umur saya. Dan saya mulai merasakan ‘detak’ itu…wow!! Nikmat dan beracun, sakit bila diabaikan, dan saya menikmatinya….sangat!
Cinta,
Klise, tai kucing rasa coklat, cinta monyet, cinta anak kecil yang belum dewasa, hanya senang bila seseorang menaruh perhatian dengan lebih, dan merasa bangga menjadi pusat perhatian. Saya tidak cantik, tetapi saya tomboy, dan saya bukan pusat perhatian karena saya seperti laki – laki ( begitu kata teman –teman ), dan syukur tidak ada laki –laki disekolah saya kecuali kepala sekolah, jadi saya bisa mengexpresikan diri saya dengan penuh menjadi laki- laki palsu dengan berpakaian dan bertingkah laku seperti laki –laki. Sesuatu yang menyenangkan dan saya jatuh ‘cinta’….
Cinta yang terlarang, cinta yang tidak terungkapkan dan tidak akan pernah, cinta rahasia, dan saya bermimpi setiap malam dengan ‘cinta’ saya. Saya bahkan bisa ‘orgasme’ dengan memikirkan ‘cinta’ saya..Gila ! karena saya tidak pernah sadar atau setengah sadar atau tahu tetapi pura –pura bodoh kalau saya sudah mempermainkan ‘jari’ saya dikemaluan saya dengan hanya memikirkan ‘cinta’ itu..hehe…! Crazy!
Dan berulang – ulang kali saya jatuh cinta dengan perempuan yang berbeda, dari kalangan berbeda, dari ras yang berbeda, dari umur yang berbeda, tetapi saya Cuma bisa mempermainkan ‘jari’ saya dikemaluan saya…damm!
Kembali dengan ‘tulisan’ “dosakah itu ?
Pikiran saya yang berdosa atau seluruh tubuh saya sudah berdosa? Saya adalah perempuan dengan banyak hasrat dan keinginan, tubuh saya sudah dewasa untuk menginginkan ‘ itu ‘ dan saya tidak pernah bisa dengan sempurna merasakanya, saya tidur dalam mimpi dan lamunan saya akan ‘cinta’ itu namun saya tidak pernah dapat menyentuhnya walaupun Cuma sekejap. Dan saya seperti orang gila yang berjalan telanjang dijalanan tanpa malu bukan dihadapan manusia tetapi dihadapan Dia yang menciptakan saya. Saya merasa bersalah dan ‘berdosa’ tetapi saya juga merasa tidak berdosa, sebab saya merasa bahwa ini telah ada sejak saya lahir ke bumi . Lingkungan kah yang membuat saya seperti ini? Karena saya ada dilingkungan sekolah yang hampir semuanya perempuan karena saya sekolah disekolah suster.tetapi saya tidak yakin. Bukan karena lingkungan, tetapi karena beginilah adanya saya, dan inilah kekurangan saya, dan saya mencoba untuk bisa menerimanya dengan baik dan ikhlas dengan diri saya dan berdamai dengan yang diatas.
Mk cmi , 19 Oktober 2007
Jumat, 13.45
[
Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
] |
|