Show your support by donating any amount. (Note: We are still technically a for-profit company, so your
contribution is not tax-deductible.)
PayPal Acct:
Feedback:
Donate to VoyForums (PayPal):
| [ Login ] [ Contact Forum Admin ] [ Main index ] [ Post a new message ] [ Search | Check update time | Archives: 1, 2, [3], 4 ] |
| Subject: PERLU DIBACA ! ULAMA KITA AGAR BERHATI HATI ! | |
|
Author: TukangBrowsing |
[
Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
]
Date Posted: 15:42:18 05/04/03 Sun Rhoma Irama Siapa Rhoma sebenarnya? Rhoma hanyalah seorang pemusik yang suka "Bikin Ulah" saja. Kawin Cerai bukanlah hal yang asing bagi Rhoma dan salah satu ulahnya suka "ber-FANTASI" sehingga menimbulkan berbagai "kontradiksi" dalam tubuh Rhoma. Apa yang dipikirkan dan dirasakan Rhoma ketika melihat INUL goyang? Libido Rhoma semakin bertambah ketika melihat "goyang INUL" sehingga menciptakan pikiran "NGERES" nya dan pada saat itu karena tidak bisa tersalurkan apa yang "berkecamuk" dalam pikirannya maka terjadilah "rekayasa" pikiran yang disusun sedemikian rupa sehingga menimbulkan "aksi", untuk meyakinkan dirinya dalam mewujudkan "aksinya" dan memperkuat "agrument-nya" Rhoma memerlukan "bantuan-2" dikarenakan adanya "keraguan, ketidak beranian" didalam dirinya. Apa yang akhirnya terpikir olehnya yaitu "AGAMA", karena merupakan "medium"nya masyarakat. Tentunya masyarakat akan "tergugah dan gampang dipengaruhi" oleh "AGAMA" (disini Rhoma pintar dan mengetahui kelemahan masyarakat) yang akhirnya menghasilkan penilaian hanya dilihat dari sisi "AGAMA", sehingga munculah kata2 kecaman Rhoma "pelacur, maksiat, haram, tidak bermoral dsb.nya"! Sebenarnya kecaman ini memperlihatkan "kepribadian" Rhoma yang "kasar" dan tidak mempunyai "intelegensia" yang cukup baik. Padahal menyelesaikan sesuatu itu tidak harus dengan mengeluarkan kata2 seperti itu! Apalagi yang dia "kecam" hanyalah seorang "seniman wanita" dari desa, masih muda dan belum punya banyak pengalaman dan masih "lugu"! Dan bukan orang Politik! Sebenarnya masih ada cara lainnya yang lebih baik dari pada "kecaman" yg. emosionil! Suatu "Karya Seni berdansa" hanya bisa dinilai oleh orang2 yang mengerti didalam "bidang Seni" dan bukan dinilai oleh seorang ahli "AGAMA", begitu juga sebaliknya! Tidak bisa segala sesuatunya di "campur-baur" kan dan itu memang bukan RUMUS-nya! Segala sesuatunya sudah ada bidangnya sendiri2 juga termasuk hukum dan aturan2nya! Rhoma mengatakan "dia tidak pernah melarang ini dan itu, tetapi ulama2 kita yang tidak menginginkan bergoyang Inul demi menjaga moralitas bangsa!" Apakah Rhoma mau "cuci-tangan" karena "ulahnya" yang mana akhirnya mengatas namakan "ULAMA" kita untuk mendukung "pribadi" Rhoma Irama? Bila memang benar ULAMA kita yang menghendaki, kenapa harus Rhoma yang mengambil inisiatif? Kenapa bukan ULAMA2 kita saja yang ber-inisiatif? Apakah ULAMA2 kita mau saja dilangkahi Rhoma? PAMMI itu bukan organisasi ULAMA, tetapi Organisasi Artis! Jangan2 singkatan PAMMI = PERSATUAN ARTIS MAKI MAKI INUL? Hati-hati "bujukan Setan" bisa juga membangkitkan "emosi" dan memanipulasi pikiran kita sehingga menghembus mengatas namakan AGAMA tanpa kita sadari! Rhoma berpendapat: Goyang Inul itu goyang maksiat dan bisa menimbulkan banyak perkosaan, tidak bermoral dsb.nya! PENJELASAN : * MAKSIAT, Mesum, adalah suatu perbuatan yang tidak pantas terjadi didalam kamar antara lelaki dan perempuan yang sebelum resmi menikah.(zinah) (INUL goyang "sendirian" dg. busana lengkap, tanpa lelaki, tidak sembunyi dikamar, atau sedang berbuat ZINAH) * PERKOSAAN sudah sejak dari dulu ada dan banyak terjadi sebelum adanya Goyang INUL. Adanya pemerkosaan dikarenakan "lemahnya" iman lelaki terhadap godaan. (jangan salahkan perempuan bila iman lelaki yang "lemah", koreksi diri lelaki) * MORALITAS bangsa bukan dinilai dari "penampilan" akan tetapi harus dinilai dari "perbuatannya". MORALITAS dinilai dari rasa "PERIKEMANUSIAAN" yang dimiliki suatu bangsa / person ! (Bila suatu bangsa / person membunuh, men-teror, menyakiti, memperkosa dan menyengsarakan bangsa sendiri, maka bangsa itu tidak bermoral!) * EROTISME tidak bisa disebut Maksiat dan Tidak Bermoral, karena tidak zinah, membunuh, menyakitkan, menyengsarakan, men-teror atau sadistis dsb.nya. (Erotisme, Cinta, Mesra itu sebenarnya sesuatu yang "indah"), bukan ber-Zinah, Maksiat. Belum tentu Erotisme, Cinta, Mesra selalu berakir dg. ber-zinah, apalagi cuma "penampilan". Disini bisa terjadi perbedaan penilaian karena merupakan salah satu hal yang "individu" sekali, tergantung dari "latar belakang" pendidikan dan pergaulan. TERAKHIR KATA: DEMOKRASI TERPIMPIN SESUAI DENGAN HUKUM NEGARA! BERJUANGLAH UNTUK KEMAJUAN BANGSA INDONESIA, SESUAI DENGAN PERADABAN DAN PERKEMBANGAN DUNIA! [ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ] |
| Subject | Author | Date |
| Re: PERLU DIBACA ! ULAMA KITA AGAR BERHATI HATI ! | Kyai Haji Prof.Dr.Hadi Zainuddin | 12:26:27 05/06/03 Tue |
| Re: PERLU DIBACA ! ULAMA KITA AGAR BERHATI HATI ! | Drs.Iman Sentosa | 14:45:00 05/06/03 Tue |
| Re: PERLU DIBACA ! ULAMA KITA AGAR BERHATI HATI ! | Adi Jajang | 15:09:32 05/06/03 Tue |
|
Forum timezone: GMT-8 VF Version: 3.00b, ConfDB: Before posting please read our privacy policy. VoyForums(tm) is a Free Service from Voyager Info-Systems. Copyright © 1998-2019 Voyager Info-Systems. All Rights Reserved. |