Show your support by donating any amount. (Note: We are still technically a for-profit company, so your
contribution is not tax-deductible.)
PayPal Acct:
Feedback:
Donate to VoyForums (PayPal):
| [ Login ] [ Contact Forum Admin ] [ Main index ] [ Post a new message ] [ Search | Check update time | Archives: 1, 2, [3], 4 ] |
| Subject: Re: tontonan vs tuntunan | |
|
Author: Twinky Daratista |
[
Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
]
Date Posted: 19:40:31 05/05/03 Mon In reply to: riska 's message, "tontonan vs tuntunan" on 06:38:02 05/04/03 Sun Saya setuju 200% dengan apa yang Riska katakan. Saya juga amat sangat menghormati Aa Gym, bahkan tidak pernah terlewat menonton ceramah beliau di TV. Tapi sayang, yang Aa Gym selalu ceramahkan kan yang normatif-normatif selalu. Beliau selalu membahas "yang seharusnya" alias Das Sollen-nya saja, Das Sein kurang dibahas (atau mungkin tidak relevan di ceramah beliau). Walau beliau sering dengan sedikit humor menyelipkan contoh-contoh "real-world" dengan bahasa Sunda yang sangat aduhai sehingga saya sangat kesengsem mendengarnya (FYI, saya orang Jawa) dan banyak ibu-ibu, gadis-gadis dan perjaka-perjaka tersenyum simpul. Namun mbak Riska, saya ingin berandai-andai. Jika utopia Aa Gym diterjemahkan ke "real world" dalam hal ini ke artis yang tampil di TV, apakah setiap artis harus tampil sesuai dengan utopia Aa yaitu : moslem, pakai jilbab, tidak bergoyang, dan menyanyi lagu gambus ??? Come on, Tuhan menciptakan dunia ini dengan segala keragamannya. Dunia Arab-pun bagaikan warna pelangi me-ji-ku-hi-bi-ni-u. Di Mesir, Yordania, Lebanon banyak tari perut, tapi mungkin di Arab Saudi tidak ada ya..(saya belum pernah ke sana). Belum lagi di negara non-Arab termasuk di Indonesia yang sudah merupakan campuran dari jutaan budaya. Saya pikir, biarlah Inul seperti adanya. Inul adalah gadis yang cerdas, dan ciri-ciri gadis cerdas adalah selalu belajar dan selalu mencoba beradaptasi dengan lingkungannya. Mudah-mudahan Inul di masa depan akan berubah seiring berjalannya waktu, tapi untuk sementara ini biarlah proses itu berjalan secara alami di dalam dirinya. Salam, -Tee Dee >saya terkesan dg khutbah aa gym, bahwa setiap org >tanpa terkecuali memiliki tanggung jawab moral dg >porsi yg disesuaikan dg kedudukannya. dlm hal artis yg >mau tidak mau akan menjadi figur publik, mau tidak mau >juga menyandang tanggung jawab moral terhadap >fans/penonton/pendengarnya. semakin berkibar seorg >artis, membawa konsekuensi tanggung jawab moral yg >juga akan semakin berat. istilah aa gym seorg artis >mau tdk mau tdk hanya jadi tontonan namun tanpa sadar >akan jadi tuntunan bagi org2 yg menggemarinya. >bagaimana pendapat mbak inul? [ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ] |
|
Forum timezone: GMT-8 VF Version: 3.00b, ConfDB: Before posting please read our privacy policy. VoyForums(tm) is a Free Service from Voyager Info-Systems. Copyright © 1998-2019 Voyager Info-Systems. All Rights Reserved. |