Show your support by donating any amount. (Note: We are still technically a for-profit company, so your
contribution is not tax-deductible.)
PayPal Acct:
Feedback:
Donate to VoyForums (PayPal):
| [ Login ] [ Contact Forum Admin ] [ Main index ] [ Post a new message ] [ Search | Check update time | Archives: 1, 2, [3], 4 ] |
| Subject: Re: Goyang ”Ngebor” Inul Dilarang di Cianjur !!! | |
|
Author: WASIDI KENTHIR |
[
Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
]
Date Posted: 20:04:54 05/07/03 Wed In reply to: WiroSablenk 's message, "Goyang ”Ngebor” Inul Dilarang di Cianjur !!!" on 19:32:31 05/07/03 Wed Belum tahu nich Bupati........ Kalo daerahnya, disamping menghasilkan beras, juga termasuk peng-ekspor wanita utk konsumsi puncak dan sekitarnya Wah.... tidak dikasih setoran sama anak buahnya ya Pak!!! ------------------------------------------------------- >KEPADA YTH: >para member FBI dimanapun anda berada,ini ada berita >munafik! dari Kab.Cianjur-JABAR...daerah wisata PUNCAK >yg terkenal dg VILLA2 MESUM-nya !!! > >Sumber berita: koran PIKIRAN RAKYAT >tgl.08/05/03 >Goyang ”Ngebor” Inul Dilarang di Cianjur >CIANJUR, (PR),- >Bupati Cianjur Ir. H. Wasidi Swastomo, M.Si., gemas >juga karena banyak orang yang mengaku Islam malah >membela Inul Daratista. Padahal, bagi Wasidi, fenomena >Si Ratu Ngebor ini nyata-nyata maksiat dan mengundang >orang berbuat kemaksiatan. > >"Ini aneh sekali. Kok, banyak orang mengaku Islam >malah membela Inul," ujar Wasidi pada acara pembinaan >dan silaturahmi pengurus MUI tingkat kabupaten hingga >desa, ormas, dan LSM, se-Kabupaten Cianjur di pondok >pesantren Al-Mutmainah Bojongherang Cianjur, kemarin. > >Seperti sebelumnya, di hadapan alim ulama dan >masyarakat Kec. Cibinong pun Wasidi menyatakan bahwa >pihaknya melarang Inul tampil di Cianjur. "Tolong >catat Pak Kapolres, Inul tidak boleh tampil di sini >dan warga Cianjur pun jangan coba-coba membela Inul!" >tegas Bupati pada acara yang dihadiri pula Kapolres >Cianjur AKBP Drs. M.H. Amrozy, para alim ulama, LSM, >dan komponen masyarakat. > >Bagi Wasidi, artis asal Pasuruan Jatim itu nyata-nyata >mempertontonkan aurat yang bisa mengundang birahi. >Oleh karena itu, hukumnya haram bagi orang yang >menontonnya. Diakuinya, sekarang ini banyak media >massa seperti televisi atau koran dan tabloid yang >menyebarkan kemaksiatan. Mempertontonkan aurat seakan >tidak berdosa lagi. Sangat disayangkan, penggemar >tontonan seperti ini tidaklah sedikit. > >Tentu saja Wasidi merasa khawatir karena diyakininya >pengaruh media massa sangat besar. Dampaknya cepat >merebak dan mampu mengubah pola pikir masyarakat. >"Makanya, jika media massa menebarkan kemaksiatan, >seperti mempertontonkan aurat, akan merusak moral >masyarakat," tandasnya. > >"Tetapi untuk menghindarkan kemaksiatan seperti ini, >bupati tidak mungkin melarang orang menonton televisi >atau baca koran. Sangat tidak mungkin pula dibuat >dasar hukum seperti perda tentang larangan orang >menonton kemaksiatan di media massa," tambahnya. > >Guna menghindarkan kemaksiatan yang disuguhkan >televisi atau koran dan tabloid, perlu partisipasi >masyarakat. "Misalnya, santri melarang teman dekatnya >nonton televisi dan koran yang menampilkan >kemaksiatan, mungkin bisa dilakukan," ujarnya. > >Pada kesempatan terpisah, K.H. Choirul Annam M.Z.D. -- >Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Cianjur -- >mengungkapkan bahwa menyikapi polemik Inul sangat >sederhana. Sikap Rhoma Irama yang mengecam goyangan >Inul semata-mata dilihat dari aspek etika dan moral. >Sementara itu, yang pro Inul dilihat dari aspek >estetika, hak asasi manusia, dan lain sebagainya yang >bersifat duniawi. > >Dicontohkannya, hingga saat ini tidak ada aturan yang >mengatur orang kencing. Dikutak-katik, di dunia ini >tak ada. Mungkin hanya orang gila yang mengatur tata >cara orang kencing. "Tapi kan, jika ada orang kencing >di tengah jalan, apalagi sambil jalan kaki, orang yang >bersangkutan dinilai tidak etis. Moral melarangnya >kendati tak ada aturan yang melarang orang kencing di >tengah jalan," tandas dai kelahiran Jawa Timur ini >saat berdakwah di Warungjambe, belum lama ini. > >Oleh karena itulah, tak bakal ada titik temu antara >pihak yang pro Raja Dangdut Rhoma Irama dengan pro >penyanyi asal Pasuruan Jatim ini. Kedua pihak, kata >dai yang gaul dengan aneka lapisan masyarakat ini, >menilai dari dua sisi yang berbeda. Namun, bagi >pemimpin pondok pesantren Darul Fallah Jambudipa ini, >seorang muslim tidak boleh sekuler. Memisahkan >nilai-nilai ukhrowi dengan duniawi. Nilai-nilai >ukhrowi harus senantiasa mewarnai perikehidupan sosial >masyarakat.(D-21/D-04)*** > >—————————————— [ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ] |
| Subject | Author | Date |
| Re: Goyang ”Ngebor” Inul Dilarang di Cianjur !!! | Dara | 01:01:37 05/08/03 Thu |
|
||
|
Forum timezone: GMT-8 VF Version: 3.00b, ConfDB: Before posting please read our privacy policy. VoyForums(tm) is a Free Service from Voyager Info-Systems. Copyright © 1998-2019 Voyager Info-Systems. All Rights Reserved. |