| Subject: HATI - HATI MAKAN DI WARUNG..!!! |
Author:
Fenny_Usakti
|
[
Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
]
Date Posted: 10:30:19 06/11/07 Mon
Beberapa hari ini harga Minyak Goreng naik drastis, akibatnya minyak jelanta semakin dicari oleh industri makanan. Minyak jelanta adalah minyak goreng bekas yang sudah dipakai berulang-ulang dan sudah tidak layak dipakai untuk menggoreng makanan karena kualitasnya sudah rusak. Minyak yang rusak dapat memicu penyakit kanker dan kolesterol. Sangat tidak baik untuk kesehatan. Ciri minyak rusak adalah warnanya sudah hitam pekat, kental seperti oli dan berbusa bila dipakai menggoreng.
Saat ini banyak warung makan yang sangat licik dengan menggunakan minyak jelanta untuk keperluan memasak. Penggunaan minyak jelanta banyak digunakan untuk :
1. Menggoreng makanan seperti ayam, ikan, sapi,
dll. Penggunaan minyak jelanta juga bisa untuk
semua jenis masakan sea food & Chinese food.
Misalnya untuk menggoreng ayam sebelum dimasak
dan diberi kuah asem manis menjadi ayam
keluyuk asem manis, contoh lainnya : sapi lada
hitam, dll.
SARAN : SEBELUM MENDEKATI WARUNG HAL PERTAMA YANG
PERLU DIINGAT ADALAH APAKAH DAPUR
PENYAJIAN LETAKNYA DI DEPAN? MISALNYA
KALAU ANDA INGIN MAKAN AYAM GORENG MAKA
ANDA HARUS BISA MELIHAT PENGGORENGANNYA.
ANDA HARUS DAPAT LANGSUNG MELIHAT
DAPURNYA UNTUK MEMASTIKAN MINYAK GORENG
YANG DIPAKAI ADALAH MINYAK BARU DAN MASIH
BAGUS, SEHINGGA ANDA YAKIN BAHWA MAKANAN
YANG ANDA MAKAN ADALAH MAKANAN SEHAT DAN
TIDAK AKAN MERUGIKAN KESEHATAN DALAM
JANGKA PENDEK ATAU JANGKA PANJANG.
BIASANYA PEMILIK WARUNG DENGAN KONSEP
DAPUR DI DEPAN SENGAJA MENANTANG KONSUMEN
UNTUK MENENGOK DAPURNYA. HAL INI SANGAT
DISADARI OLEH PEMILIK WARUNG KARENA ITU
BIASANYA PEMILIK AKAN MEMBERIKAN BAHAN-
BAHAN TERBAIK. INI YANG MENJADI KONSEP
ANDALAN WARUNG TERSEBUT.
JANGAN SEKALI-KALI MAKAN DI
WARUNG/RESTORAN YANG DAPURNYA TIDAK DAPAT
ANDA LIHAT MESKIPUN RUANG MAKANNYA INDAH
DAN BERSIH. KALAU ANDA NEKAD MEMAKANNYA
KEMUNGKINAN ANDA SEDANG MEMAKAN PENYAKIT.
2. Jangan senang dulu jika anda makan ayam bakar,
meskipun tidak digoreng dengan minyak, tetapi
sambal ayam berupa sambal goreng kemungkinan
besar menggunakan minyak jelanta yang dijual
murah per dirigen. Jumlah minyak yang
diperlukan untuk membuat sambal goreng adalah
sangat banyak apalagi untuk menggoreng cabe 5 -
10 kg per sekali masak sambal. Banyak penjual
makanan mencurangi kebutuhan minyak untuk
sambal ini dengan minyak jelanta karena harga
murah, sehingga penjual bisa menjual ayam
goreng dengan harga murah. Patokan harga
wajar untuk sepotong ayam
goreng adalah Rp. 7.000.
Perhitungan harga Rp. 7.000 didapat setelah
menjumlahkan harga mentah sepotong ayam buras
di pasar, minyak goreng baru, minyak tanah
untuk merebus dan menggoreng ayam, bumbu masak
ayam, plastik pembungkus, dll. Tanyakan di
pasar berapa harga mentah sepotong ayam? Anda
mungkin kaget karena mentahnya saja sudah
mahal.
Hemat itu baik tapi jangan pelit. Jika anda
bertemu dengan ayam goreng / ayam bakar dengan
harga Rp. 6.000 per potong atau bahkan lebih
murah, kemungkinan besar anda sedang mencari
penyakit. Sesuatu yang tidak beres pasti
sedang dimainkan, perhatikan bahan-bahan yang
dipakai, seperti minyak goreng, dan sambal.
Perhatikan apakah sambalnya merah atau hitam
dekil? Sambal yang digoreng dengan minyak baru
pasti berwarna merah dan minyak sambal tampak
berwarna merah transparan (tembus pandang)
meskipun sudah diberi kecap dan terasi. Sambal
yang dibuat dengan minyak jelanta akan
berwarna hitam dan dekil.
SARAN : SELALU PERGUNAKAN LOGIKA DAN PERHATIKAN
MAKANAN ANDA SECARA DETAIL. SEKALI LAGI
HEMAT ITU PERLU TETAPI JANGAN PELIT.
HARGA TIDAK AKAN BERBOHONG KARENA SELALU
BERHUBUNGAN DENGAN MUTU, MESKIPUN TIDAK
SESALU HARGA MAHAL BERARTI MUTU BAIK,
TETAPI PERCAYALAH BAHWA HARGA MURAH PASTI
ADA YANG TIDAK BERES...!!!
Karena itu tetap waspada memilih warung makan, kalau perlu kenali pemiliknya sehingga anda bisa mengenal karakternya, kalau perlu latar belakang pendidikannya. Semakin tinggi pendidikan maka semakin baik wawasan tentang kesehatan. Kenali juga apakah ia adalah pebisnis yang hanya mementingkan keuntungan dengan mengorbankan kesehatan pelanggannya? Atau pebisnis yang mencari keuntungan dengan mengindahkan kesehatan pelanggannya dan beretika bisnis?
Akan lebih baik jika berlangganan pada warung makan yang bisa diandalkan dan dipercaya, karena kesehatan mahal harganya...
Salam...
[
Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
]
| |