VoyForums
[ Show ]
Support VoyForums
[ Shrink ]
VoyForums Announcement: Programming and providing support for this service has been a labor of love since 1997. We are one of the few services online who values our users' privacy, and have never sold your information. We have even fought hard to defend your privacy in legal cases; however, we've done it with almost no financial support -- paying out of pocket to continue providing the service. Due to the issues imposed on us by advertisers, we also stopped hosting most ads on the forums many years ago. We hope you appreciate our efforts.

Show your support by donating any amount. (Note: We are still technically a for-profit company, so your contribution is not tax-deductible.) PayPal Acct: Feedback:

Donate to VoyForums (PayPal):

Login ] [ Contact Forum Admin ] [ Main index ] [ Post a new message ] [ Search | Check update time | Archives: 12[3] ]


[ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ]

Date Posted: 03:08:04 06/03/08 Tue
Author: Pemuas Shemale
Subject: Cerita dari Linda

"Linda" itulah nama yang terucap dari bibir mungil tetangga baruku ketika aku berkunjung. Seorang berpenampilan wanita dengan tinggi 170cm kulit putih bersih ada sedikit bulu-bulu halus ditangan dan kakinya. Dadanya yang mungkin berukura BH 39B membuat orang tak percaya kalau linda adalah seorang waria.
Aku seorang duda yang baru pinda ke komplek dimana linda tinggal. Rumah kami tepat berhadap-hadapan.
"mau minum apa mas...?" tanya linda. "apa aja deh jeng linda..." jawabku.
"sebentar ya mas aku buatkan minum" kata dia sambil beranjak ke belakang. Ku nikmati tubuh semampainya dari belakang ketika ia berjalan menuju dalam rumahnya.
"wah... betapa nikmatnya andai aku bisa bercinta dengan linda" batinku.
Tiba-tiba hujan deras turun sore itu. "Wah.. kesempatan nih untuk berlama-lama disini" kataku dalam hati. Kesempatan untuk ngobrol dan mencoba mencari peluang.
"sebelumnya tinggal dimana?" tanya linda memecah lamunan kotorku.
"ehm..ehm. kalibata" jawabku sambil terbata-bata. Bagaimana aku tidak terbata-bata, sekarang linda sudah ganti kostum. Tadi pertama dia menemuiku dia mengenakan T-shirt berwarna biru dengan celana jeans. Kini dia hanya mengenakan kaos ketat warna putih tanpa lengan dan celana pendek yang hampir menyerupai celana dalam.
"jeng linda sudah lama tinggal disini?" tanyaku mencoba membuka komunikasi.
"sudah dua tahun" jawabnya sambil menyodorkan minuman hangat untuk ku.
"Mari diminum..." dia mempersilahkan minumannya.
Aku bingung memikirkan kata-kata untuk bahan obrolan. Aku tak ingin pertemuan ini tiada kesan bagi linda.
"kok bengong...?" kata linda sambil tersenyum sinis seakan tahu apa yang ada dalam pikiranku
"ehm... jeng linda cantik sekali..." astaga... kenapa kalimat itu yang keluar dari mulutku. Mungkin karena aku tak bisa menutupi ketakjubanku akan kecantikan dan kemolekan tubuhnya.
"masa seh mas... dasar laki-laki.. baru kenal sudah merayu gobal ah..." katanya sambil tersenyum.
"benar jeng linda, saya nggak bohong kok... saya nmgomong apa adanya..." kataku mencoba membela diri
"waduh hujannya deras sekali ya.... kalau gini aku takut lampu mati...." kata linda.
Mana lampu kamar saya mati.. aku belum sempat menggantinya" kata linda
"mari saya bantu menggantinya jeng linda..." kataku menawarkan bantuan....
Kami pun melangkah bersama ke kamarnya. Kamar dengan ukuran 4x4m dengan sebuah spring bed dan lemari pakaian serta toilet rias yang tertata rapi.
Aku pun mengambil kursi untuk naik mengganti lampu yang mati.
"tolong pegangin kursinya ya jeng..." pintaku.
"Iya mas... tenang aja" kata linda
Sengaja aku mencopot lampu yang mati dengan pelan. KArena kebetulan posisi wajah linda tepat berhadapan dengan kemaluanku yang mulai mengeras.
"Eh... mas budi bawa pistol ya...?" ledek ia ketika mengetahui kontolku sudah menegang.
"iya pistol ajaib jeng....?" jawabku memberanikan diri
"emang ajaibnya gimana mas..." tanya linda.
"ya coba aja pegang... ntar kan bisa berubah jadi besar lagi... hehehehe" kataku berceloteh.
Linda pun memegang kontol ku dari luar celanaku. Elusan-elusan linda menjadikanku semakin panas dingin. Aku pun sudah selesai mengganti lampu kamar linda dan bersiap untuk turun.
"sudah selesai ganti lampunya linda..." kataku.
"oh.... iya iya..." tampak linda gugup karena sedang asyik mengelus elus kontolku.
Aku pun kembali menuju ruang tamu, diluar hujan masih turun dengan deras.
"waduh linda... diluar hujan, jadi lama nih di tempat kamu" kataku basa basi.
"gapapa kok mas... nginep juga boleh" kata linda.
Dinginnya suasana sore itu rupanya telah membuat linda horny sebagaimana aku yang horny karena kemolekan dan kecantikan tubuh linda. Aku pun mulai semakin berani. Aku beranjak dari duduk sendiri menuju ke sebelah linda.
"linda... kamu canti sekali.. Aku ingin bercinta dengan kamu.... " kubisikan kalimat itu ke telinga linda
linda pun membalas dengan mencium bibirku dengan liar. Kubalas ciuman linda. Kami pun bergumul di sofa ruang tamu. Saling mencium, saling meraba. Lidahku menari didalam mulut linda, tanganku tak henti hentinya meremas dan meraba tubuh molek linda. dengan begitu liar kami pun tak terasa telah sama-sama telanjang. Kami berdiri saling berciuman sambil saling meraba dan berjalan menuju kamar linda.
"sayang... puaskan aku hari ini sayang.... " kata linda memohon padaku
"iya sayang.. aku akan jadi pemuas nafsumu hari ni..." kujawab tantangan linda sambil kucium bibir linda dan kuremas payudara linda yang montok
Kujilati leher linda sambil terus aku mainkan puting linda. Kujilati bagian belakang telinga linda sambil terus ku plintir puting linda dan kuremas remas payudara linda.
Kupepetkan linda ke tembok, aku ciumi bagian belakang tubuh linda, punggung linda ku jilati, terus turun sampai ke pantat linda. Tangan ku tetap tak lepas dari payudara linda. Pantat linda aku gigit-gigit sambil ki jilati.
"aaah... sayang tusuk aku sayang... ewek aku sayang... tembak aku sayang..." desah linda
Kubalikkan tubuh linda.... aku yang tengah jongkok dengan jelas melihat kontol merah linda dihadapan mukaku.
Tanpa berpikir panjang langsung kujilati kontol linda, ku jilat kepala kontol linda yang merah sambil tanganku tetap meremas-remas payudara linda dan memainkan puting linda.
"aaah.. sayang terus sayang... Isep kontol ku sayang..." desah linda membuatku semakin bernafsu
Aku semakin lahap menelan kontol linda yang tidak begitu besar... Kumainkan kontol linda dengan mulutku keluar masuk. Sambil aku dorong linda ke tempat tidur. Linda kini terlentang di tempat tidur.
Aku naik ke tempat tidur... kuciumi bibir linda.. turun ke leher linda, ku jilati puting linda, kugigit kecil puting linda, kuremas payudara linda....
"aah.. aah... sayang.... ewek aku sayang..." rintih linda memohon. Aku sengaja tidak memberikannya karena aku sedang menikmati kontol linda yang nikmat.
Kini aku kembali menghisap kontol linda.... sambil jari ku meraba-raba anus linda. Linda yang tengah begitu horny memainkan sendiri payudara nya. Meremas-remas sendiri payudaranya. mencubit putingnya sendiri.
Kontol linda semakin merah.. membuatku semakin bernafsu untuk melahapnya. Jari tanganku mulai kutusukan ke anus linda... terus sampai linda mendesah semakin keras..
"aaah.. sayang... terus sayang... aaah.. sayang... terus sayang.... aku hampir keluar sayang..."
kujawab rintihan linda dengan kuluman kontol linda semakin kedalam dan cepat... anus kinda semakin kutusuk cepat... linda pun meremas payudaranya sendiri dengan liar.
"aaah... sayang hampir sayang... hampir keluar sayang... sayang... keluarin di mulutmu sayang..." kata linda
Aku memang belum bisa menelan sperma, hentikan memainkan kontol dengan mulutku, kuraih kontol linda dengan tanganku.
Tiba tiba linda bangkit... gantian aku yang terlentang di tempat tidur. Linda berdiri. Kontol linda tepat berada di depan mukaku. Linda mengocok kontolnya dengan cepat... sambil tangan satunya meremas susunya sendiri... aku telah siap menerima muncratan sperma linda. Aku sangat menikmati muncratan sperma di mukaku.
"aaah.. sayang... sayang... keluar sayang... aku hampir keluar sayang..." teriak linda...
"aaaahhh uuugghhhh aaaah... keluar sayang...... aaaaah..."
"crrooott... crrrooott... crrroottt"
Cairan putih kenikmatan terasa hangat mendarat di mukaku.... aku pun segera meraih kontol linda dan kembali memainkannya dengan mukaku....
Linda menarik tubuhku dan menjilati seluruh sperma yang ada di mukaku... sampai bersih tanpa sisa..
Linda pun terkulai lemas di tempat tidur...

Bersambung....

[ Next Thread | Previous Thread | Next Message | Previous Message ]


Replies:


[ Contact Forum Admin ]


Forum timezone: GMT-8
VF Version: 3.00b, ConfDB:
Before posting please read our privacy policy.
VoyForums(tm) is a Free Service from Voyager Info-Systems.
Copyright © 1998-2019 Voyager Info-Systems. All Rights Reserved.