| Subject: Berdiri di tempat yang seharusnya kita berdiri |
Author:
Naomi
|
[
Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
]
Date Posted: 12:53:36 01/14/04 Wed
In reply to:
Bunga Rumput
's message, "Harus Berdiri Di mana?" on 18:02:37 01/13/04 Tue
Dear Bunga,
Seperti yang sudah pernah aku sampaikan, Bahwa betapapun kuatnya usaha dan upaya yang kita lakukan untuk seorang yang kita sayangi, tetap bergantung kepada dirinya sendiri.
Dan ketika semua upaya itu terasa tidak lagi mampu membuat sebuah perubahan ke arah yang lebih baik (menurut kita), tidak ada jalan lain selain BERDOA.
BERDOA adalah jalan terakhir yang dapat kita tempuh untuk menolongnya. Dengan berdoa, kita memohon ampun kepada NYA, meminta perlindungan dan kekuatan dari NYA, sekaligus meminta segala sesuatu menjadi yang terbaik untuk orang yang kita sayangi, agar selalu dibukakan pintu hati dan diberika cahaya keterangan untuk menjalani masa depannya.
TAFAKKUR, mungkin menjadi sebuah wahana untuk kita agar menerima segala apapun yang terjadi atau yang dihasilkan dari semua masalah yang ada. Baik atau pun buruk, kita serahkan kepada NYA, dan menerima itu semua sebagai sebuah Ketentuan terbaik yang Tuhan berikan kepada orang yang kita sayangi. Kepasrahan dan berserah diri kepada Tuhan, karena hanya DIA yang memiliki kehendak atas segala peristiwa dimuka bumi dan jagat raya.
Tidak pernah ada kebuntuan dan keputusasaan, ketika kita mampu menciptakan jalan kecil dalam hati kita untuk sedikit saja memberikan cahaya masuk, dan atau sebagai lubang untuk mengalirkan semua kesesakan dalam hati.
99% berbanding 1%. Ya Bunga.
99% untuk usaha kita, dan 1% atas kehendak Yang Maha Kuasa. Dan 1% dapat menentukan segalanya.
Secara lebih detil, sudah aku kirimkan melalui email, untuk kamu dan untuk orang yang kamu sayangi, semoga bermanfaat.
Satu hal yang sangat aku hargai dari kamu selama ini, Yang mungkin kamu belum sadari adalah bahwa, kamu sudah tiba pada titik keluhuran budi.
KELUHURAN BUDI, untuk berusaha membantu orang yang kamu sayangi, dan semoga saja, keluhuran budi itu dapat kamu pelihara dan menjadi sebuah energi untuk membantu orang-orang lain yang memang membutuhkannya.
Setidaknya, dengan semua masalah dan proses yang bergulir dalam hidup kamu, menjadi sebuah kekayaan dalam diri kamu, untuk selalu merenungi semuanya adalah sebuah manfaat untuk kematangan kamu berfikir.
Pernahkah kamu bersyukur atas semua itu ?
Aku selalu berharap ada waktu yang tersisa bagi kamu untuk menjawab pertanyaan itu demi ketenangan dan kedamaian kamu sendiri.
Berdirilah dimana seharusnya kamu berdiri. Dan Kamu tau tempat kamu berpijak.
Be rational and keep on being objective !
Support you as always,
Naomi
[
Next Thread |
Previous Thread |
Next Message |
Previous Message
]
| |